Tradisi Idul Fitri

Tradisi Unik Idul Fitri Masyarakat Jawa Tondano di Minahasa, Rumah Warga Terbuka untuk Siapa Saja

Indonesia adalah negara yang kaya akan ragam tradisi. Seringkali, tradisi ini juga berpadu dengan agama yang dianut masyarakat Indonesia.

Tradisi Unik Idul Fitri Masyarakat Jawa Tondano di Minahasa, Rumah Warga Terbuka untuk Siapa Saja
Tribun Style - Tribunnews.com
Ilustrasi 

Semua tamu yang datang langsung bersalam-salaman untuk saling memaafkan, setelah itu, tamu dipersilakan untuk menyantap makanan yang disediakan oleh keluarga.

"Memang kalau di sini, kami saling mengunjungi, terutama biasanya kepada saudara-saudara, dan orang tua," ujar Arifin Kyai Demak warga Jaton.

Ia menambahkan, semisal orang tua sudah tidak ada, maka yang menjadi sasaran utama yangbakan dikunjungi oleh keluarga yaitu saudara tertua.

"Memang seperti itu, jadi seperti saya yang paling tua di keluarga, dan orang tua sudah tidak ada, jelas menjadi sasaran dikunjungi," ujarnya.

Menurutnya, setiap idul fitri selalu banyak teman, saudara yang datang dari berbagai daerah."Mereka biasanya datang," jelas dia. (Tribun Manado/Alpen Martinus/Rizali Posumah)

POPULER

Baca: Angelina Sondakh Nikah Siri Dengan Brotoseno di Penjara, Sang Putri Unggah Fotonya

Baca: Niat dan Tata Cara Salat Id Beserta Doa Zakat Fitrah

Baca: Seorang Wanita Habisi Ayah Kandung Karena Tak Terima Dibangunkan untuk Salat Ashar

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id pada tanggal 17 Juli 2015 dengan judul Tradisi Idul Fitri Warga Jaton, Rumah Warga Terbuka untuk Siapa Saja.

Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved