Sulawesi Utara

Pendeta Arina Tantang Generasi Milenial Kristen,Wagub Cerita Pengalaman Waktu Masih Pemuda

Sebanyak 6428 pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) dari 278 jemaat se pelayanan GMIM

Pendeta Arina Tantang Generasi Milenial Kristen,Wagub Cerita Pengalaman Waktu Masih Pemuda
tribun manado/christian wayongkere
Ibadah pembukaan perkemahan karya pemuda GMIM (PKPG) 2019 dan ditandai dengan Pemukulan alat Tradisional Tatengkoren oleh wakil gubernur Sulut Steven Kandouw, Ketua BPMS GMIM Pdt Dr Hein Arina, Dr Peggy Pangemanan Mekel Ketua umum panitia, Frangky Wongkar wakil bupati Minsel, sekretaris komisi Pemuda Sinode GMIM (KPSG) pnt Cristo Ivan Lumentut dan wakil ketua KPSG Pnt Devis Kapel dan perwakilan Polda Sulut AKBP Josep Adam Kasubdit Tiplu Direktorat Binmas Polda Sulut, perwakilan Dandim 1310 Bitung oleh Mayor Inf Kasnawan Danramil 1310-06 Airmadidi. 
 
TRIBUNMANADO.CO.ID- Sebanyak 6428 pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) dari 278 jemaat se pelayanan GMIM, mendapat tantangan dari‎ ketua Badan pekerja majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt Dr Hein Arina, di Perkemahan Karya Pemuda GMIM (PKPG) 2019 di Bumi Perkemahan Desa Tontalete Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin (03/06/2019).
"Saya menantang pemuda GMIM di Generasi Milenial untuk tidak kalah dengan generasi jaman dulu (jadul), era generasi jaman dulu dengan didikan jadul bisa menjadi seorang ketua sinode GMIM," tantangnya.
Dikatakannya dalam khotbahnya pada pembukaan PKPG 2019, generasi saat tidak bisa abaikan dengan godaan harta dan titi (mobil), jangan menggangap berstatus generasi milenial sudah aman dalam hidup masih banyak yang tertipu dengan hal-hal yang tidak baik dan tidak benar.
"Generasi milenial kualitas rohani yang tinggi, punya mental yang luar biasa dan moral tinggi, hard skil dan soft skill punya usaha‎ untuk hidup dan menghidupi keluarga," terang Arina.
Apa yang dipikirkan pemuda generasi milenial saat ini ‎Tuhan dapat melakukan lebih dari apa yang dipikirkan, apa yang kita doakan sekarang Tuhan dapat melakukan lebih dari apa yang kita doakan.
Mengapa ada pernyataan ini? supaya sebagai generasi milenial tidak seenaknya kata Arina.

BERITA POPULER:

Baca: Angelina Sondakh Nikah Siri Dengan Brotoseno di Penjara, Sang Putri Unggah Fotonya

Baca: Pria Batal Mudik setelah Tak Bayar Tarif Wanita Malam 1,2 Juta, Teriakan berakhir Pengeroyokan

Baca: Niat dan Tata Cara Salat Id Beserta Doa Zakat Fitrah

Keberadaan pemuda GMIM saat ini merupakan aset yang Tuhan berikan untuk GMIM, generasi Milenial Yang Kristiani tema PKPG 2019 erat kaitan dengan Mazmur 128.

Di baca baik-baik dan terus menerus meski kedengaran konvensional dan manual terkait konsep berkeluarga hampir 3 ribu yang lalu sangat tradisional‎.
"Keluarga sekarang beda dengan dulu, keluarga sekarang sudah modern," tambahanya.
Arina mencontohkan dalam di tahun 60an usai menikah tinggal di rumah masak dan jaga anak, sekarang di generasi Milenial kerja di bank, jaga toko, ASN, di Industri dan jasa. Suami dan istri keluar rumah. 
Pertanyaan kondisi saat ini, dimana kondisi anak-anak? Penting kita kaji, penting direnungkan jika tidak generasi saat  ini akan berbahaya.
Apa peran orang tua, yang sejak pagi-pagi keluar rumah sehingga rumah kosong membuat anak-anak bertumbuh dengan orang lain. 
Bagaimana mendapatkan suatu kualitas generasi milenial yang Kristiani, apakah hanya cukup di kolom, sekolah minggu, persekutuan remaja dan pemuda. 
"Inilah yang harus di bicarakan dan dibahasa serta disharing dalam PKPG kali ini," tambahnya.
Ini perlu untuk anak-anak, menunjukkan kepada dunia dan orang lain di Dunia pemuda Kristen, punya kualitas dalam persekutuan pemuda.
Bagaimana keluarga sukses bangun peradapan saleh, bangun ekonomi, hukum, pendidikan hingga di kenal kala itu.
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw yang didaulat membawakan sambutan mengaku Salut, prociat dan bangga atas kerja panitia melaksanakan PKPG 2019.
Wagub menceritakan kenangannya saat masih pemuda dulu sebagai anggota GPIB Imanuel Gambir, tidak mengalami kejadian dan suasana yang luar biasa seperti perkemahan ini. 
"Mangiri kita," kata Wagub‎. Tema Generasi Milenial Yang Kritiani saat ini orang yang tidak tau starup, minicorn adalah orang kumpun begitu juga dengan pemuda.
Mau tidak mau saat ini di era revolusi industri 4.0 harus tau itu semua, update informasi dan bagaimana hidup ditengah generasi milenial dengan iman kristen. Apakah masih relevan generasi milenial dengan iman Kristen? 
"Masih sangat relevan," tegasnya.

Baca: Seorang Wanita Habisi Ayah Kandung Karena Tak Terima Dibangunkan untuk Salat Ashar

Baca: Biografi Ani Yudhoyono, Pemberian Nama Kristiani Herrawati Hingga Hembuskan Napas Terakhir

Penyerahan cendera mata  Dr Peggy Pangemanan Mekel Ketua umum panitia kepada Wagub Steven Kandouw
Penyerahan cendera mata Dr Peggy Pangemanan Mekel Ketua umum panitia kepada Wagub Steven Kandouw

Wagub mencontohkan dua kejadian yang berkesan bagi dirinya, pertama pekan lalu pemilu di Australia oleh survey dimenangkan partai buruh namun yang menang partai liberal. 

Dalam pidota kemenangan ketua partai liberal Liberal Scott Morrison yang dia kutip, dikatakan Scott mengalami mujizat menemukan istrinya, mujizat kedua saat mendapatkan anak-anak dan ketiga partai liberal mengalahkan partai butuh itu karena roh kudus hadir bersamanya.
"Bayangkan, model negara seperti Australia yang sangat liberal masih ada orang percaya mujizat yaitu Scott Morrison," tambahnya.
Selain mujizat yang dia kutip dari Scott Morrison, wagub juga menyentil keberadaan orang yang percaya dengan pada iman dan mujizat.
Adalah pertarungan tinju Antonie Josua juara dunia melawan Andi Ruiz yang dimenangkan oleh Andi Ruiz dengan TKO.
Saat menang petinju Andi Ruiz ditanya wartawan kenapa bisa menang, padahal tidak diungulkan dan berstatus underdog Andi Ruiz menjawab menang cuma karena oleh berkat Tuhan.
Wagub yakin dan percaya era milenial saat ini masih ada orang yang percaya dengan iman dan mujizat, pesannya tetap andalkan Tuhan roh kudus hadir‎.
Pemukulan alat Tradisional Tatengkoren jadi tanda dibukannya PKPG 2019 oleh wakil gubernur Sulut Steven Kandouw, Ketua BPMS GMIM Pdt Dr Hein Arina, Dr Peggy Pangemanan Mekel Ketua umum panitia, Frangky Wongkar wakil bupati Minsel.
Sekretaris komisi Pemuda Sinode GMIM (KPSG) pnt Cristo Ivan Lumentut dan wakil ketua KPSG Pnt Devis Kapel dan perwakilan Polda Sulut AKBP Josep Adam Kasubdit Tiplu Direktorat Binmas Polda Sulut, perwakilan Dandim 1310 Bitung oleh Mayor Inf Kasnawan Danramil 1310-06 Airmadidi.‎
Turut hadir anggota DPRD Provinsi Sulut Adriana Dondokambey, wakil bupati Minsel Frangky Wongkar, Ir Marhany Pua anggota DPD RI, Komisi Pemuda Sinode GMIM dibawah pimpinan Sekretaris KPSG Pnt Cristo Ivan Lumentut, ‎Camat Kema Penatua Vilma Anthony, Bupati Minahasa Utara Vonny A Panambunan STh yang diwakili oleh Penatua Maximiliam Tapada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Minut.
Kapolda sulut Irjen pol Dr Sigid Tri Hardjanto, yang diwakili AKBP Josep Adam Kasubdit Tiplu Direktorat Binmas Polda Sulut, Mayor Inf Kasnawan Danramil 1310-06 Airmadidi mewakili Dandim 1310 Bitung, AKP Tommy Rimbing SH Kasat Binmas Polres Minahasa Utara mewakili Kapolres Minut dan Dic Lumenta Koordinator Rescue mewakili kepala Kantor Basarnas Manado.
Kepala Biro Pemuda Remaja PGI Abdiel Fortunas Tanias STH, Ketua-ketua pemuda Sinode se Indonesia Timur yang merupakan peserta Konferensi Regional (Konreg) Pemuda PGI se Indonesia Timur di 31 Sinode dan 78 peserta Konreg.‎(christianwayongkere)
Tonton dan Subscribe Tribun Manado TV:
 
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved