Berita Internasional

Paus Fransiskus Setuju Perubahan dalam Kalimat Doa Bapa Kami

Paus Fransiskus dilaporkan mengizinkan adanya perubahan dalam kalimat Lord's Prayer, atau dikenal juga sebagai Doa Bapa Kami.

Paus Fransiskus Setuju Perubahan dalam Kalimat Doa Bapa Kami
Kompas.com
Paus Fransiskus 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Paus Fransiskus dilaporkan mengizinkan adanya perubahan dalam kalimat Lord's Prayer, atau dikenal juga sebagai Doa Bapa Kami.

Perubahan itu terjadi Sidang Umum Konferensi Episkopal yang diadakan di Italia pada 22 Mei.

Dilaporkan UCatholic via Daily Wire Senin (3/6/2019), Dalam pertemuan itu, Presiden Kardinal Gualtiero Bassetti mengumumkan adanya pengesahan terjemahan edisi ketiga Messale Romano yang mencakup Doa Bapa Kami dan Gloria.

Kalimat yang diubah dalam doa itu adalah "dan jangan masukkan kami ke dalam pencobaan" menjadi "dan jangan biarkan kami jatuh ke dalam pencobaan".

Paus Fransiskus pertama kali mengemukakan keinginan itu ketika diwawancarai pada Desember 2017. Saat itu, dia merasa tak nyaman dengan terjemahan tersebut.

Paus Fransiskus berujar, kalimat itu seolah-olah hendak menjelaskan bahwa Tuhan sendiri yang membuat pencobaan kepada manusia.

Baca: Pelaku Bom Bunuh Diri Solo Hobi Tonton Video Perang Suriah & Penggal Kepala

Baca: VIDEO Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tubuhnya Masih Bergerak

Baca: Densus 88 Gerebek Rumah Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Solo, Pelaku Berinisial RA

Baca: Komentari Soal Lelaki Dalam Hidup Luna Maya, Raffi Ahmad : Cowok Biasa Aja Takut Dengar Namanya

Baca: Angelina Sondakh Nikah Siri Dengan Brotoseno di Penjara, Sang Putri Unggah Fotonya

Baca: Seorang Wanita Habisi Ayah Kandung Karena Tak Terima Dibangunkan untuk Salat Ashar

Paus asal Argentina itu menjelaskan bahwa sudah usaha untuk menerjemahkan ulang dan melakukan modernisasi terhadap bahasanya. Dia menyebut Perancis salah satu contohnya.

"Saya sendiri yang terjatuh. Dia (Tuhan) tentu tidak akan dengan sengaja mendorong saya ke dalam pencobaan hanya untuk melihat seberapa jauh saya terjatuh," beber Fransiskus.

Versi yang saat ini digunakan merupakan terjemahan 1966. Saat itu, Konsili Vatikan II menetapkan harus ada versi Bapa Kami yang bisa digunakan dalam misa sehari-hari dibanding menggunakan bahasa Latin.

Sebelum diterjemahkan dari Latin, Doa Bapa Kami diartikan dari bahasa Yunani.Adapun bahasa asli doa tersebut adalah Aramic, yang digunakan oleh Yesus Kristus.

Bagian dari doa itu yang paling membingungkan adalah peirasmos. Peirasmos, dalam bahasa Yunani bisa berarti pencobaan, atau sebuah ujian.

Berdasarkan Daily Express, isu perubahan kalimat Doa Bapa Kami itu muncul setelah 16 tahun penelitian menemukan kesalahan baik secara teologi, pastoral, maupun gaya bahasa. (Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

KLIK TAUTAN AWAL KOMPAS

Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved