Teroris ISIS

Jadi Anggota ISIS, Dua Warga Prancis Divonis Mati di Irak

Pelaksanaan hukuman mati belum dilangsungkan, dan Prancis berusaha meningkatkan usaha diplomasinya untuk menyelamatkan warga-warganya dari eksekusi.

Jadi Anggota ISIS, Dua Warga Prancis Divonis Mati di Irak
net
ilustrasi vonis mati 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BAGHDAD - Murad Mohammed Mustafa (41) dan Bilal Abdel-Fattah (32), dua warga negara Prancis dinyatakan bersalah karena menjadi anggota kelompok teroris ISIS.

Setelah kekalahan ISIS, pemerintah Irak mengadili para komplotan teroris yang tertangkap, termasuk dua warga Prancis tersebut.

Melansir warta Voice of America, Senin (03/06/2019), seorang pejabat kehakiman Irak mengatakan sebuah pengadilan Baghdad telah menjatuhkan hukuman mati terhadap Abdel-Fattah dan Mustafa.

Pejabat itu, yang namanya dirahasiakan sesuai dengan peraturan, mengatakan kedua warga negara Perancis itu diidentifikasi sebagai anggota ISIS.

Keduanya termasuk di antara 12 warga negara Prancis anggota ISIS yang ditangkap Pasukan Demokrasi Suriah yang dipimpin Kurdi dan didukung AS.

Mereka dialihkan dari Suriah untuk ditahan di Irak pada Januari lalu.

Pelaksanaan hukuman mati belum dilangsungkan, dan Prancis berusaha meningkatkan usaha-usaha diplomasinya untuk menyelamatkan warga-warganya dari eksekusi.

Abdel-Fattah dan Mustafa adalah dua warga negara Prancis terakhir yang dijatuhi hukuman mati di Irak. Sepuluh lainnya telah dijatuhi hukuman mati. (*)

Sumber: VOA

BERITA POPULER:

Baca: Angelina Sondakh Nikah Siri Dengan Brotoseno di Penjara, Sang Putri Unggah Fotonya

Baca: Prabowo Singgung Sikap Politik Ani Yudhoyono, SBY: Tidak Baik, Mohon Pengertiannya

Baca: Kembali ke Pelukan Suami, Polly Alexandria Sebut Hamil, Netizen Heboh, Nur Khamid: Thats My Wife

Editor: maximus conterius
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved