Ani Yudhoyono Meninggal

Ungkapan Ani Yudhoyono kepada AHY: Saya Pasrah Tapi Saya Tidak Akan Pernah Menyerah

Air mata Agus Harimurti Yudhoyono menetes saat menceritakan kembali perjuangan Ani Yudhoyono melawan kanker darah

Ungkapan Ani Yudhoyono kepada AHY: Saya Pasrah Tapi Saya Tidak Akan Pernah Menyerah
Tribunnews
Kolase Foto Ibu Ani Yudhoyono 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Air mata Agus Harimurti Yudhoyono menetes saat menceritakan kembali perjuangan Ani Yudhoyono melawan kanker darah.

AHY melihat bagaimana ketegaran hati Ani Yudhoyono saat mendengar vonis penyakit dari dokter.

"Ketika empat bulan lalu saat pertama kali beliau mengetahui vonis dokter sebagai pengidap kanker darah, Ibu Ani seraya meneteskan air mata mengatakan, 'saya pasrah tapi saya tidak akan pernah menyerah'," ujar AHY.

Kata AHY, Ani tidak pernah menyalahkan siapa pun atas penyakitnya itu. Ibunya merasa selama ini sudah banyak diberikan kemuliaan oleh Allah SWT.

Kepada AHY, Ani mengatakan bahwa ia dilahirkan dan dibesarkan di lingkungan keluarga pejuang. Ani dikenal sebagai anak jenderal dengan nama yang besar dalam sejarah Indonesia.

Baca: Ditinggal Sang Ibunda Selamanya, AHY Cerita Dua Minggu Sebelum Ani Yudhoyono Meninggal

Baca: Lintasi Gunung dan Lembah Demi Melayani Kesehatan  

Baca: Idul Fitri di Depan Mata, Ini Jawaban Dari Ucapan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum

Kemudian Ani juga menikahi prajurit yang kemudian menjadi presiden Indonesia.

"Kata Ibu Ani, kalau sekarang Allah memberi saya ujian penyakit seperti ini, saya tidak boleh mengeluh atau marah. Saya harus terima dengan ikhlas dan saya harus berjuang untuk melawan penyakit ini," ujar AHY mengulang ucapan ibunya.

Selama masa pengobatan, Ani rutin mencatat setiap treatment media yang diberikan dokter kepada dia. Semua dilakukan Ani dengan ikhlas dan tanpa keluh kesah.

Ani Yudhoyono wafat pada Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 waktu setempat di National University Hospital Singapura.

Ani wafat setelah menjalani perawatan intensif di Ruang ICU sejak Rabu (29/5/2019) lalu. Putri dari mantan Pangdam Cenderawasih Sarwo Edhie Wibowo itu divonis mengidap kanker darah empat bulan lalu.

Halaman
1234
Penulis: Reporter Online
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved