Liverpool Juara Liga Champions: Begini Pesta Bisnis si Raja Eropa 

Sepak bola itu tidak selalu soal menendang bola, mencetak gol, atau hal-hal teknis lainnya. Sepak bola itu juga soal bisnis.

Liverpool Juara Liga Champions: Begini Pesta Bisnis si Raja Eropa 
Tribun Pontianak - Tribunnews.com
liverpool-fc-juara-liga-champiopns-musim-20182019 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sepak bola itu tidak selalu soal menendang bola, mencetak gol, atau hal-hal teknis lainnya. Sepak bola itu juga soal bisnis. Sepak bola adalah bagian dari industri olahraga.

Kesuksesan Liverpool menjuarai Liga Champions 2018/19 setelah menang 0-2 atas Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6) bukan sekadar klimaks dari performa hebat mereka sepanjang musim ini. Kesuksesan tersebut sekaligus kesuksesan Liverpool dalam berbisnis.

Baca: Tak Hadiri Pemakaman Ibu Ani: Ini Rencana Prabowo Sebelum Pulang

Liverpool bukan sekadar klub sepak bola. Liverpool adalah perusahaan yang bernaung di bawah bendera Fenway Sports Group, sebuah perusahaan olahraga Amerika Serikat. Klub olahraga lain yang tergabung dalam Fenway Sports Group adalah klub bisbol Amerika Serikat Boston Red Sox.

Fenway Sports Group menanamkan uangnya di Liverpool sejak 2010. Jumlah uang yang mereka keluarkan saat itu mencapai 300 juta pound sterling, setara Rp5,4 triliun. Sungguh jumlah investasi yang fantastis untuk sebuah klub yang terakhir kali mengangkat trofi pada 2006 (FA Cup, red).

Kini Fenway Sports Group bisa tersenyum lebar. Keberhasilan Liverpool membuat Si Raja Eropa Baru berhak mendapatkan uang sebesar 19 juta euro, setara Rp303 miliar. Uang tersebut adalah bonus kepada Liverpool atas keberhasilan mereka keluar sebagai juara.

Nilai bonus tersebut memang tidak seberapa jika dibandingkan dengan nilai investasi yang dikeluarkan oleh Fenway Sports Group. Namun demikian, keberhasilan menjadi Raja Eropa membuat nilai Liverpool di pasar bisa meningkat drastis.

Di sinilah keuntungan bisnis yang bisa dipetik oleh Fenway Sports Group. Mereka bisa mudah mendapatkan sponsor, memiliki nilai tawar yang tinggi kepada para sponsor dan nilai Liverpool sebagai sebuah brand.

Baca: Megawati Digandeng Habibie: Arumi Bachsin Bicara Cinta SBY-Ibu Ani

"Ini bisa membantu anda berhadapan dengan para sponsor karena nilai klub anda dan posisi anda di peringkat dunia. Semakin bagus penampilan klub di atas lapangan, semakin bagus nilainya," ujar Dan Jones, seorang pengamat bisnis olahraga di Deloitte seperti dikutip dari Bloomberg.

Seperti dilansir oleh Forbes, nilai Liverpool belum termasuk yang tertinggi dunia. Di manakah posisi brand Liverpool? The Reds berada di peringkat kedelapan dengan niai 2,18 miliar dollar AS.

Klub sepak bola bernilai tertinggi adalah Real Madrid yang nilainya mencapai 4,24 miliar dollar Amerika Serikat. Nilai Liverpool masih kalah dari dua klub kota Manchester, Manchester United dan Manchester City.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved