Sidang Isbat

LINK LIVE STREAMING Sidang Isbat Penentuan Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Senin 3 Juni 2019

Sidang isbat (penetapan) awal bulan Syawal siap digelar oleh Kementrian Agama ( Kemenag) melalui Ditjen Bimas Islam

LINK LIVE STREAMING Sidang Isbat Penentuan Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Senin 3 Juni 2019
Tribunnews/Jeprima
Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (kedua kiri) saat menggelar konferensi pers didampingi oleh Ketua Komisi VIII Ali Taher, Perwakilan MUI Abdullah Jaidi dan Dirjen Binmas Muhammadiyah Amin di Gedung Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018). Pemerintah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1439 Hijriah jatuh pada Kamis (17/5/2018), Penetapan ini berdasarkan hasil sidang isbat yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sidang isbat (penetapan) awal bulan Syawal siap digelar oleh Kementrian Agama ( Kemenag) melalui Ditjen Bimas Islam

Sidang isbat awal Syawal 1440 H akan digelar pada hari ini, Senin, (3/7/2019).

Diungkapkan Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah, Amin, Kemenag akan menggelar sidang isbat di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jl. MH Thamrin No 6, Jakarta, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com.

"Sidang isbat awal Syawal akan dilaksanakan pada Senin, 3 Juni 2019M di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jl. MH Thamrin No 6, Jakarta," kata Amin dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (29/05/2019).

Dijelaskannya, sidang isbat bertujuan untul menetapkapkan awal bulan qamariyah, terutama Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah

"Sidang isbat wujud kebersamaan Kemenag dengan ormas Islam dan instansi terkait dalam menetapkan awal bulan qamariyah, terutama Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah," ujarnya

Baca: Ditinggal Sang Ibunda Selamanya, AHY Cerita Dua Minggu Sebelum Ani Yudhoyono Meninggal

Baca: Lintasi Gunung dan Lembah Demi Melayani Kesehatan  

Baca: Idul Fitri di Depan Mata, Ini Jawaban Dari Ucapan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum

Nantinya akan hadir dalam sidang para duta besar negara sahabat, Mahkamah Agung, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Juga Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, pakar falak dari ormas-ormas Islam, pejabat eselon I dan II Kementerian Agama, dan tim hisab dan rukyat Kementerian Agama.

Dalam sidang tersebut, Direktur Urais dan Binsyar akan melaporkan hasil pemantauan hilal (rukyatul hilal) yang dilakukan pada 105 titik lokasi di seluruh Indonesia.

"Laporan itu akan dijadikan dasar pengambilan keputusan penetapan 1 Syawal,” jelasnya.

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved