Lebaran 2019

Polisi Larang Ormas Lakukan Razia di Tempat Hiburan

Selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri, organisasi masyarakat tidak diperkenankan untuk melakukan razia.

Polisi Larang Ormas Lakukan Razia di Tempat Hiburan
Tribun Manado/Alpen Martinus
Kapolres Kotamobagu AKBP Gani Siahaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri, organisasi masyarakat tidak diperkenankan untuk melakukan razia.

Polisi melarang ormas melakukan razia.

Apabila ada organisasi kemasyarakatan atau ormas yang melakukan razia selama bulan ramadan maka akan ditindak tegas.

"Kita akan tindak tegas, tidak dibenarkan ormas melakukan sweeping di tempat hiburan, lokasi prostitusi, atau tempat lain, karena mereka bukan aparat penegak hukum," ujar AKBP Gani Siahaan Kapolres Kotamobagu, Jumat (31/5/2019).

Dia berharap agar ormas melakukan kegiatan organisasi kemasyarakatan yang positif.

Dan pasti akan mendapatkan dukungan dari Polres Kotamobagu.

Baca: Suara Aneh Orang yang Akan Meninggal, Perhatikan Ciri-cirinya, Sering Menguap Satu Diantaranya

Baca: Ini Isi Percakapan Prabowo dan Luhut Panjaitan saat Berbincang Melalui Telepon

Baca: Wanita Ini Jual Nissan Grand Livina Beserta Dirinya, Harganya Capai Segini, Idenya Berasal dari Sini

AKBP Gani Siahaan Kapolres Kotamobagu mengatakan dirinya bersyukur selama ini di Kota Kotamobagu belum ada ormas yang seperti itu.

"Bersyukur sampai saat ini belum ada kegiatan sweeping dari Ormas di Bolmong Raya termasuk Kotamobagu," ujarnya.

Lanjut AKBP Gani Siahaan Kapolres Kotamobagu untuk melakukan pengamanan bersama saat salat id dan perayaan idul fitri ormas masih diperkenankan, asalkan melapor.

"Silakan, kita akan libatkan. Biasanya kita libatkan untuk pengamanan dari Ansor, HMI, pemuda Katolik, pemuda prostestan untuk ikut berjaga," ujarnya.

Baca: Cari Istri dengan Pisau di Hotel, Anto Liburan di Polsek Pelabuhan

Baca: Siswa SMP ini 14 Kali Dicabuli, Terbongkar Berawal Alarm Sahur

Hal itu kata kapolres adalah wujud dari tenggangrasa dan berbangsa.

"Wujud menjaga toleransi beragama, menjaga masyarakat kita yang berbeda agama yang merayakan saat itu, yang tidak merayakan menjaga yang merayakan, sehingga toleransi tinggi," jelasnya. (Amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved