Bisnis

Penjualan Mukena Syahrini Capai 17,5 Miliar,Ditjen Pajak: Omzet Rp 4,8 Miliar Wajib Jadi Kena Pajak

Banyak netizen lantas mengaitkan hal itu dengan larisnya penjualan 5.000 produk mukena buatan Syahrini yang dibandrol dengan harga satuan Rp 3,5 juta.

Penjualan Mukena Syahrini Capai 17,5 Miliar,Ditjen Pajak: Omzet Rp 4,8 Miliar Wajib Jadi  Kena Pajak
Tribun Bogor
Mokena Syahrini 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penjualan mukena Syahrini yang mencapai 5000 hingga ungggahan akun twitter Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, @DitjenPajakRI, mencuri perhatian publik karena mengunggah twit kalkulasi pajak dari penjualan 5.000 mukena.

Banyak netizen lantas mengaitkan hal itu dengan larisnya penjualan 5.000 produk mukena buatan Syahrini yang dibandrol dengan harga satuan Rp 3,5 juta.

Ditjen Pajak tidak menampik keterkaitan itu. Bahkan otoritas pajak tersebut juga punya alasan membuat kicauan soal pajak yang mesti dibayar dari penjualan tersebut.

"Itu memberikan edukasi (publik) saja," ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama kepada Kompas.com, Jakarta, Kamis (30/5/2019).

Hestu mengatakan, pelaku usaha yang sudah memiliki omzet lebih dari Rp 4,8 miliar setahun wajib menjadi Pengusaha Kena Pajak (PKP), bukan lagi UMKM.

BERITA POPULER:

Baca: Suara Aneh Orang yang Akan Meninggal, Perhatikan Ciri-cirinya, Sering Menguap Satu Diantaranya

Baca: Kabar Buruk Pasangan Artis Jonas Rivanno & Asmirandah, Bergumul di Waktu Bersamaan

Baca: Ini Isi Percakapan Prabowo dan Luhut Panjaitan saat Berbincang Melalui Telepon

Follow Instagram Tribun Manado:

BERITA SELEB:

Baca: Lama Tak Terekspos, Begini Kabar Anak Angelina Sondakh dan Mendiang Adjie Massaid

Baca: Lucinta Luna Nangis Peluk Pacarnya di Depan Ussy Sulistiawaty, Benarkah Ussy Salah Tingkah?

Baca: Tangisan Haru Najwa Shihab Saat Baca Surat dari Sang Putra, Begini Isi Suratnya

Dari situ negara berhak memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen dari harga jual.

Omzet Syahrani dari penjulan 5.000 mukena sendiri sudah lewat dari batasan Rp 4,8 miliar. Dengan harga satuan Rp 3,5 juta, maka omzet penjualan 5.000 mukena mencapai Rp 17,5 miliar.

Itu artinya Syahrini sudah harus menjadi Pengusaha Kena Pajak dan dipungut PPN 10 persen.

Halaman
12
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved