Tidak Ada Lagi 01 dan 02: Begini Menhan Berharap soal Aksi Rusuh

Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu mengimbau masyarakat untuk tidak mengulangi kerusuhan seperti yang terjadi

Tidak Ada Lagi 01 dan 02: Begini Menhan Berharap soal Aksi Rusuh
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc/18.
Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu (kiri) berdiskusi dengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (tengah) dan Panglima TNI Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ketika menghadiri pembukaan Zikir Kebangsaan dan Rakernas I Majelis Zikir Hubbul Wathon di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (21/2/2018). Rakernas I Hubbul Wathon yang dihadiri ratusan kiai dan ulama se-Indonesia tersebut mengangkat tema Memperkokoh Komitmen Islam Kebangsaan Menuju Orde Nasional. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu mengimbau masyarakat untuk tidak mengulangi kerusuhan seperti yang terjadi pada 22 Mei 2019. Ia meminta semua pihak menyudahi pertikaian antara pendukung kubu 01 dan 02 karena semua pihak itu saling bersahabat.

"Kita kan negara besar, hebat. Masa negara demokrasi mau main bunuh-bunuhan. Jangan lah. Saya berharap tak terjadi lagi kerusuhan, kasihan rakyat," kata Ryamizard saat ditemui di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (30/5/2019). Ryamizard mengingatkan masyarakat tak perlu melakukan aksi unjuk rasa yang dapat melukai aparat keamanan.

Baca: Cerita di Balik Rusuh 22 Mei 2019: Istri Purnawirawan Gadai Senjata

"Ini kan sama-sama orang. Apalagi polisi. Kasian itu lihat polisi dilempar-lempar kan kasihan, dia petugas enggak tahu apa-apa, kepalanya bocor. Harapan saya tak ada lagi begitu," ujarnya.

Selanjutnya, Ryamizard mengapresiasi tugas Polri-TNI selama aksi unjuk rasa 22 Mei 2019. Ia mengatakan jika terjadi kegiatan atau aksi yang berpotensi mengganggu keutuhan negara, maka Kementerian Pertahanan siap ikut menjaga kedaulatan negara.

"Karena kalau ada kegiatan lebih besar, maka Kemenhan akan ikut, karena kita menjaga kedaulatan, keutuhan, itu kita menjaga UU dan ideologi itu tugas TNI," pungkasnya.

Menhan Sebut Kini Sudah Tak Ada 01 Atau 02

Ryamizard Ryacudu mengatakan, selalu berpikiran positif terkait situasi politik saat ini mengingat kedua kubu yang bertikai di Pilpres merupakan anak-anak bangsa.

"Perlu saya tegaskan, bahwa saya sebagai Menteri Pertahanan akan selalu berpikir positif dan berdiri di atas semua pihak atau anak bangsa," kata Ryamizard saat ditemui di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (30/5/2019).

Ryamizard mengatakan, jika salah satu paslon tidak puas dengan hasil Pemilu, maka dapat mengadukan ke lembaga yang berwenang menangani perkara tersebut.

"Kurang puas kenapa? Ada yang curang di mana curangnya? Sampaikan. Kan ada KPU atau Bawaslu. Ada 02, 01 enggak ada masalah. Nah tinggal ketidakbenarannya di mana ditunjukan data yang benar," ujarnya.

Baca: Ragu Kivlan Zen Terlibat Rencana Pembunuhan 4 Tokoh: Begini Kata Menhan

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved