Kasus Pencabulan

Sarankan Anak Dapat Jodoh Kaya, Ayah Ajak Buat Ritual Pil KB, Tiba-tiba Dua Anak Dicabuli

Demi memuaskan nafsunya, seorang ayah kandung nekat mencabuli dua anak kandungnya.

Sarankan Anak Dapat Jodoh Kaya, Ayah Ajak Buat Ritual Pil KB, Tiba-tiba Dua Anak Dicabuli
Tribun Jateng
Ilustrasi Pemerkosaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Demi memuaskan nafsunya, seorang ayah kandung nekat mencabuli dua anak kandungnya.

Ayah kandung tersebut membodohi dua anaknya, dengan mengajak membuat ritual agar bisa mendapatkan jodoh pria kaya.

Ayah kandung mulai memberikan pisang dan pil KB sebagai bagian dari ritual ini.

Pemberian pil KB pada 2 putrinya sebenarnya agar tak hamil sebelum 'ritual' dapat jodoh pria kaya.

Polisi menangkap ayah bejat itu setelah mendapat laporan dari keluarga korban.

Dikutip dari Sripoku (grup Surya.co.id), Ar (48) warga Kecamatan Suka Karya, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan mencabuli dua putri kandungnya sendiri, SSW (17) dan Mi (15) berulang-ulang.

Pelaku mulai melakukan perbuatannya pada Agustus 2018 dengan merayu SSW agar sang putri segera mendapat jodoh pria kaya raya.

BERITA TERPOPULER TRIBUN MANADO:

Baca: Sosok Bule Ditangkap Polisi karena Tuduh Pemerintahan Jokowi Komunis, Ternyata Mantan Tentara AS

Baca: Viral, Kisah Cinta Pria Afrika dan Gadis Malaysia, Berawal dari Cafe hingga Ziarah ke Tanah Suci

Baca: Malam Berhubungan Intim, Bolehkah Tetap Puasa Jika Belum Mandi Junub ?

Tak cukup sekali, bahkan korban juga dicabuli pelaku berulang kali.

Kasat Reskrim Polres Musirawas AKP Wahyu Setyo Pranoto mengatakan pelaku melakukan aksinya dari Agustus 2018 sampai dengan April 2019.

"Persetubuhan dan atau pencabulan tersebut dilakukan tersangka terhadap kedua korban yang merupakan anak kandungnya sendiri secara berulang kali dan secara bergiliran sejak bulan Agustus 2018 sampai dengan April 2019," ujarnya, Senin (27/5/2019).

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved