Berita Minsel

Penggunaan Dandes Harus Diumumkan Lewat Baliho

Untuk transparannya penggunaan dana bantuan dari pusat tersebut, Dinas PMD meminta kepada hukumtua agar mengumumkan penggunaan anggaran melalui baliho

Penggunaan Dandes Harus Diumumkan Lewat Baliho
Istimewa
Altin Sualang 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) selalu mengawasi penggunaan dana desa.

Untuk transparannya penggunaan dana bantuan dari pusat tersebut, Dinas PMD meminta kepada hukumtua agar mengumumkan penggunaan anggaran melalui baliho.

Hal itu demi menjamin transparansi pengelolaan dana desa (dandes) dan alokasi dana desa (ADD)  Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Kepala Dinas PMD melalui Sekretaris Dinas Altin Sualang mengatakan maksud dan tujuan anggaran diumumkan melalui baliho agar masyarakat bisa mengetahui pos-pos dana apa saja yang digunakan untuk pembangunan desa.

Selain itu kalau perlu juga perangkat desa atau hukumtua bisa memgumumkan melalui media cetak maupun elektronik.

"Saya pantau sudah ada beberapa desa yang mengumumkan penggunaan dandes dan ADD melalui baliho. Saya harapakan 167 desa se-Minsel bisa ada terobosan ini," kata dia, Kamis (30/5/2019).

Baca: Sosok Bule Ditangkap Polisi karena Tuduh Pemerintahan Jokowi Komunis, Ternyata Mantan Tentara AS

Baca: Pria Yang Bekerja Sebagai Satpam Ini Mengaku Imam Mahdi

Baca: Prakiraan Cuaca Besok Jumat (31/5/2019) Untuk 33 Daerah, Ini Wilayah Yang Akan Diguyur Hujan

Ia juga mengimbau agar hukumtua bisa transparan terkait pengggunaan anggaran desa kepada media. Jika ada wartawan yang bertanya langsung soal ADD maupun dandes hukumtua harus terbuka.

Dandes yang dikucurkan pemerintah pusat dimanfaatkan dengan baik oleh Pemerintah Desa.

Desa Sion, Kecamatan Tompasobaru misalnya.

Desa yang dipimpin Hukumtua Stenli Pantow sementara melaksanakan pembangunan baik fisik maupun non fisik melalui anggaran Dandes.

"Kegiatan fisik yang akan dikerjakan melalui anggaran dana desa adalah rabat beton jalan kebun yang ada di tiga lokasi, lampu penerangan jalan, pembuatan plat Diuker (Bois). Jaringan air bersih, pengelolaan Posyandu, dan Honor Guru PAUD," kata Pantow, belum lama ini.

Tahun 2019 Desa Sion mendapat alokasi dana dari APBN (Dandes) sebesar Rp.1.090.228.000. Sedangkan ADD, Desa Sion kecipratan Rp 361.420.000. (Dru)

Baca: Wanita Ini Emosi hingga Pukul Ibu Hamil yang Sedang Lewat Gara-gara Bertengkar dengan Pacar

Baca: Bingung Cari Ucapan Peringatan Kenaikan Yesus Kristus? Cari Tau di Penjelasan Ini

Baca: Oknum Anggota TNI Selingkuh dengan Karyawan Dealer, Istri Sah Bikin Petisi, Begini Isinya

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved