Breaking News:

Kasus Pemerkosaan

KRONOLOGI, Ayah Kandung Perkosa Dua Anak Perempuan, Karena Istri Menolak Berhubungan Intim

Kasus pemerkosaan kembali terjadi. Kali ini dua orang perempuan diperkosa oleh seorang pria yang masih ayah kandung mereka

Editor: Rhendi Umar
Tribunnews.com
Ilustrasi Pemerkosaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pemerkosaan kembali terjadi. Kali ini dua orang perempuan diperkosa oleh seorang pria yang masih ayah kandung mereka.

Anehnya alasan ayah kandung melakukan, karena istrinya menolak untuk berhubungan intim.

Sama Kak Phally ini justru menyalahkan istrinya karena menolak berhubungan badan dengannya.

 Seperti dikutip TribunWow dari Mirror, Selasa (28/5/2019) anak perempuan tertuanya bahkan kini sedang hamil karena perbuatan keji Kak Phally yang dilakukannya di rumah mereka di Kamboja.

Polisi akhirnya meringkus tersangka di rumah yang ia tinggali bersama istri, tiga putra dan dua putrinya.
Ayah berusia 52 tahun ini telah ditahan dan menunggu persidangan akan kasusnya.

Ia akan menghadapi hukuman 15 tahun penjara jika terbukti bersalah atas pemerkosaan dan kekerasan seksual yang dilakukannya, menurut polisi setempat.

Baca: Ingin Nikahi Kakak Ipar, Suami Bunuh Istri di Dekat Anak, Sebelum Tewas Korban Ucap Aku Mencintaimu

Baca: DAFTAR Calon Menteri Kabinet Jokowi: Ada Gubernur Olly, Sandiaga Uno Bersaing dengan Tuama Manado

Baca: Masuk Daftar Calon Menteri Jokowi Jilid II, Jangan Kaget, Begini Reaksi Sandiaga Uno!

Ia mengakui telah memperkosa kedua anak perempuannya, dan anak tertua sekarang hamil tujuh bulan.

Seorang ayah di Kamboja tega memperkosa dua putrinya yang masih remaja berusia 19 tahun dan 14 tahun (Asia Wire)
Menurut juru bicara kepolisian, Mayor Nuon Chamroeun, pria tersebut mulai melakukan pelecehan seksual terhadap putri sulungnya pada tahun 2014 ketika anaknya itu masih berusia 14 tahun.

Polisi menambahkan bahwa Kak Phally diduga melakukan perbuatan bejatnya saat tak ada orang di rumah selain putrinya itu.

Bahkan sang ayah mengancam putrinya untuk tak memberitahukan perbuatannya pada orang lain.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved