DKI Jakarta

Petisi Pencopotan Serang Anies: Saya Tidak Pernah Tangkap Orang Pengkritik, Sengketa Pilpres?

Anies buka suara soal Petisi Pencopotannya: "Saya gak pernah menangkap orang yang mengkritik saya, sama sekali," kata Anies.

Petisi Pencopotan Serang Anies: Saya Tidak Pernah Tangkap Orang Pengkritik, Sengketa Pilpres?
Tribunews.com
Anies Baswedan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Anies Baswedan sebagai Gubernur Ibu Kota DKI Jakarta, mengatakan ia tidak pernah menangkap orang yang menuturkan kritik kepadanya.

Saat acara di Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu petang, (26/5/2019), Anies mengungkapkan pernyataannya terkait hal itu.

"Saya gak pernah menangkap orang yang mengkritik saya, sama sekali," kata Anies.

Pernyataan Anies Baswedan tersebut dituturkan oleh ia saat ditanya soal petisi.

Petisi permintaan kepada Presiden Jokowi dan Mendagri untuk mencopot jabatan Gubernur DKI jakarta yang diembannya.

Anies mengutarakan bahwa petisi tersebut sudah muncul 2 bulan yang lalu.

Dan belum diketahui secara pasti, apakah petisi yang dimaksud Anies adalah petisi pencopotan Anies di change.org berjudul: Copot Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta!

Dikutip dari Tribun Medan, Pantauan tribun-medan.com hingga Senin (27/5/2019) pukul 13.38 sudah 135.105 telah menandatangani petisi Copot Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta!

Berikut isi lengkap petisi tersebut:

Kegagalan demi kegagalan disertai kejanggalan telah membuat DKI Jakarta sebagai ibukota negara Republik Indonesia semakin terpuruk di bawah kepemimpinan Saudara Anies Baswedan. Mulai membengkaknya APBD DKI Jakarta 2018, gaji TGUPP yang tembus 70-an orang dengan biaya gaji puluhan juta rupiah per kepala per orang, banjir muncul kembali, diskotik yang ditutup buka kembali, sampah menumpuk di mana-mana, pohon plastik, PKL yang merajalela mengambil badan trotoar, naiknya NJOP, susahnya mendapat layanan publik dan kesehatan, rusunawa yang tidak terurus, trotoar Senayan yang tidak kunjung selesai dan yang terakhir adalah tiang bendera peserta ASIAN GAMES 2018 yang hanya ditopang bambu kecil yang dibelah.

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved