Ramadan

Gunawan Lihat Barang Dagangan Warga di Pasar Senggol

Total ada 672 lapak yang dibuat, namun baru terisi 561 lapak yang terisi di antaranya 434 diisi oleh pedagang fashion, sepatu dan sandal, jam tangan

Gunawan Lihat Barang Dagangan Warga di Pasar Senggol
alpen Martinus/Tribun Manado
Gunawan Lihat Barang Dagangan Warga di Pasar Senggol 

Gunawan Lihat Barang Dagangan Warga di Pasar Senggol

TRIBUNMANADO.CO.ID - Asisten II Pemerintah Kota Kotamobagu, Provinsi SUlawesi Utara, Gunawan Damapolii tinjau jualan pedagang di pasar bazar ramadhan atau pasar senggol.

Itu dilakukannya usai membuka bazar ramadan atau pasar senggol tersebut, Selasa (28/5/2019). Nampak hadir dari TNI, Polri, dan Basarnas.

Pada kesempatan tersebut Herman Aray Kadis Perindagkop mengatakan bahwa ini merupakan tradisi di Kotamobagu, bahkan sebelum jadi wilayah otonomi sendiri.

Total ada 672 lapak yang dibuat, namun baru terisi 561 lapak yang terisi, di antaranya 434 diisi oleh pedagang fashion, sepatu dan sandal 50 lapak, pedagang jam tangan 12 lapak, dan aksesoris 65 lapak.

Anggaran awal menggunakan APBD dengan rincian Rp 90 juta untuk kanopi dan Rp 50 juta untuk listrik.

Sementara itu, Asisten I menjelaskan bahwa Kotamobagu sebagai daerah otonom, dengan tetap meneruskan tradisi pasar senggol.

"Untuk untuk pelayanan kepada masyarakat juga," jelasnya.

Baca: Inilah Para Tokoh Berdarah Manado Calon Menteri Kabinet Jokowi Jilid II: Pengusaha, Sosok No 1 Sulut

Baca: Ingin Nikahi Kakak Ipar, Suami Bunuh Istri di Dekat Anak, Sebelum Tewas Korban Ucap Aku Mencintaimu

Baca: Rekaman CCTV Pembagian Amplop Aksi 22 Mei, Polisi Sebut Mobil Ambulans

Ia mengatakan, lokasinya dipusatkan di eks rumah sakit Datoe Binangkang karena tepat berada di tengah kota.

"Akan dapat saling menunjang di pusat perbelanjaanya, aktivitas ekonomi dan pemenuhan kebutuhan masyarakat bisa maksimal," jelasnya.

Ia berharap, masyarakat bisa memanfaatkan pasar Ramadhan untuk memenuhi kebutuhan.

"Mari jaga keamanan bersama," jelas dia.

Damapolii menjelaskan, pasar tersebut terbuka dikunjungi oleh siapa saja. Bahkan yang mau berjualan juga masih ada kesempatan, lantaran masih ada lapak yang kosong. (Amg)

Baca: Fakta-fakta Suami Habisi Nyawa Istri Dihadapan Anaknya, Diduga ada Motif Asmara

Baca: Berburu di Bazar Ramadan Lapangan Sparta Tikala, Sulastri Bisa Berhemat

Baca: Panti Asuhan Ar-Rahman Terima Bantuan dari Whiz Prime Hotel Megamas

Baca: Perampok Gasak Brankas di Toko Emas Subur, Halid Musa Rugi Rp 7,7 Miliar

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved