Suhu Tak Terjaga, Kandungan Histamin Ikan Berisko Tinggi, Apa Bahayanya?

Ikan-ikan yang dijual di pasar tradisional di Bitung berisiko mengandung histamin tinggi.

Suhu Tak Terjaga, Kandungan Histamin Ikan Berisko Tinggi, Apa Bahayanya?
istimewa
Menjelang Idul Fitri, BKIPM Manado Periksa Mutu Ikan di 7 Titik Kota Bitung 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ikan-ikan yang dijual di pasar tradisional di Bitung berisiko mengandung histamin tinggi.

Jika terlalu tinggi kandungannya, bisa menyebabkan keracunan histamin bagi pengonsumsinya.

Hasil pemeriksaan Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Manado, suhu ikan yang dijual tersebut rata-rata di atas 20 derajat celsius.

Kepala BKIPM Manado M Hatta Arisandi mengatakan, untuk menjaga mutu ikan satu di antarnya dengan mempertahankan suhu tetap rendah.

Dengan demikian proses kemunduran mutu ikan bisa diperlambat.

Suhu panas riskan pada kelompok tuna, tongkol, dan cakalang (TCC) karena kandungan histaminnya.

Menjelang Idul Fitri, BKIPM Manado Periksa Mutu Ikan di 7 Titik Kota Bitung
Menjelang Idul Fitri, BKIPM Manado Periksa Mutu Ikan di 7 Titik Kota Bitung (istimewa)

BKIPM Manado bersama beberapa instansi lainnya memonitor mutu dan keamanan hasil perikanan di Kota Bitung selama empat hari.

Arisandi memberikan catatan yang harus diperhatikan oleh penjual, yakni mempertahankan rantai dingin ikan.

“Karena suhunya pada saat di lapangan semua tinggi, rata-rata diatas 20 derajat celcius.

"Ini cukup riskan untuk kelompok ikan TTC dalam hal kandungan histamin," kata dia melalu rilis yang diterima Tribunmanado.co.id, Minggu (26/5/2019)

Secara keseluruhan, selain soal suhu, hasilnya, mutu dan keamanan hasil perikanan di Bitung menunjukkan hasil yang baik.

Halaman
123
Penulis: Reporter Online
Editor: Edi Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved