Breaking News:

Pengancaman

Tukang Parkir Ancam Anggota TNI dengan Parang, Terungkap Tarif Parkir yang Diminta

Tukang parkir ini berbuat nekat dan mengancam seorang pengendara mobil menggunakan senjata tajam berupa parang ketika tidak diberi uang parkir.

NET
Ilustrasi. 

"Terlapor tetap minta uang parkir Rp 2.000 ke pelapor. Padahal, pelapor sudah bilang kalau dia anggota Yonif 511," ujar Dodit.

Setelah mendengar korban mengaku sebagai anggota TNI, pelaku langsung pergi.

Sedangkan korban bersama keluarga hendak meninggalkan lokasi.

Tak berapa lama, pelaku muncul lagi di lokasi.

Kali ini pelaku datang sambil membawa sebilah parang.

Pelaku mengacung-acungkan parang ke arah korban yang ketika itu berada di dalam mobil sambil bilang 'mati kowe, mudun o (mati kamu, turunlah)'.

Karena saat itu masih bersama keluarga, korban tidak menghiraukan pelaku dan meninggalkan lokasi.

Setelah mengantar istri dan anaknya pulang, korban kembali lagi ke lokasi untuk mencari jukir tersebut.

Selanjutnya, korban meringkus jukir itu dan menyerahkannya ke Polres Blitar Kota.

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Jukir Sial Dibui, Tak Diberi Uang Parkir Main Ancam Dengan Parang Kepada Anggota TNI Di Kota Blitar

Tonton dan subscribe:

Follow Instagram Tribun Manado:

Editor: Indry Panigoro
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved