BPKN Ingatkan Jaga Kewaspadaan Jelang Lebaran

enyingkapi momentum jelang Ramadan, masyarakat sebagai konsumen diharapkan memiliki perencanaan yang matang dalam membeli suatu barang atau jasa

BPKN Ingatkan Jaga Kewaspadaan Jelang Lebaran
TRIBUNMANADO/HERVIANSYAH
Upacara memperingati Hari Konsumen Nasional yang bertempat di Lapangan Kantor Gubenur Sulut. (ilustrasi) 

BPKN Ingatkan Jaga Kewaspadaan Jelang Lebaran

TRIBUNMANADO.CO.ID-Menyingkapi momentum jelang Ramadan, masyarakat sebagai konsumen diharapkan memiliki perencanaan yang matang dalam membeli suatu barang atau jasa yang dibutuhkan.

”Sudah saatnya kita menjadi konsumen yang berdaya, sadar akan hak dan kewajibanya sebagai konsumen, dan juga diperlukan pelaku usaha yang jujur yang sadar akan hak dan kewajibannya sebagai pelaku usaha, peran pemerintah dalam hal
ini pemerintah pusat dan daerah juga menjadi sinergi untuk kemajuan perlindungan
konsumen di indonesia," ujar Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Ardiansyah dalam buka puasa bersama di satu di antara yayasan yang menampung anak yatim-piatu.

Selain itu dalam acaraa yang digelar Jumat (24/5/2019) Ardiansyah juga menyampaikan mari kita jujur dan amanah dalam bertransaksi, perlindungan konsumen bersifat universal, tidak mengenal batas suku bangsa, agama, ras dan usia, itu menjadi tanggung jawab kita semua, tanpa kecuali.

Sesuai keterangan tertulis hal ini penting mendapat perhatian, berikut beberapa hal yang patut konsumen waspadai:

1. Waspada Produk Kadaluarsa
Konsumen harus teliti sebelum membeli barang maupun jasa, harus teliti membaca label dan juga masa kadaluarsa pada produk, pastikan produk aman dan tidak kadaluarsa. (perlunya pengawasan dari pemerintah menjelang lebaran)

2. Waspada Cara Menjual
Fenomena diskon dilakukan di beberapa pusat perbelanjaan, harga diskon yang menggiurkan, konsumen harus cermat berbelanja, tentu akan membandingkan dulu harga normal sebelum didiskon.

Pelaku usaha harus jujur dalam menawarkan serta mengiklankan atau memberikan pernyataan perihal produk, dan dilarang
memberikan pernyataan menyesatkan terkait kebijakan potongan harga maupun pemberian hadiah.

Perlu ketegasan dari pemerintah untuk memgantisipasi maraknya penipuan menjelang lebaran terkait diskon ini,, baik melalui standar ketetapan harga minimum maupun pengawasan praktek pelaksanaannya.

3. Peredaran uang palsu.
Jelang lebaran aktivitas masyarakat banyak melakukan penukaran uang dalan jumlah banyak hal ini sudah menjadi tradisi untuk membagi-bagikan Tunjangan Hari Raya (THR) ke sanak saudara, dan dihimbau masyarakat melakukan penukaran uang di tempat – tempat resmi yaitu di Perbankkan untuk menjamin keasliannya.

4. Tradisi mudik
Membanjirnya para pemudik juga perlu diwaspadai, terutama kemacetan arus lalu lintas kerap kali mengundang bencana, terutama menyangkut unsur K3L (Kesehatan Keselamatan, Keamanan dan Lingkungan) Khusus untuk transportasi laut menjadi salah satu fokus perhatian BPKN di tahun 2019 ini karena berbagai kecelakaan pelayaran.

Data Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) menunjukan kecelakaan pelayaran di Tahun 2007 tercatat ada 7
insiden kecelakaan dan tercatat 39 insiden kecelakaan ditahun 2018.

BPKN menganggap harus ada langkah pencegahan atas insiden tersebut. Oleh karenanya BPKN melakukan telaahan atas isu perlindungan konsumen terkait penumpang kapal motor penyebrangan.

Baca: Anna Anaconda Betina Lahirkan 18 Ekor Anak Ular Tanpa Pejantan, Ini Penjelasan Setelah Diperiksa

Baca: Bayi Kembar Mengapung di Sungai, Tali Pusar Masih Menempel

Baca: Perawan Dua Gadis 15 Tahun Dijual Setara dengan Harga 2 Unit Mobil Sigra Plus Honda CB150R ExMotion

Penulis: Reporter Online
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved