Rokok Elektrik

Rokok Elektrik Malah Disebut Mampu Memperkuat Perokok Berhenti Merokok

Data terakhir WHO menunjukkan merokok dan penggunaan tembakau lainnya telah merenggut nyawa lebih dari 7 juta orang setahunnya di tingkat global.

Rokok Elektrik Malah Disebut Mampu Memperkuat Perokok Berhenti Merokok
NET
Ilustrasi rokok elektrik. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah hasil studi di Inggris mengungkapkan fakta menarik tentang rokok elektrik.

Melansir warta Voice of America, mereka yang menghirup rokok elektrik untuk berhenti merokok memiliki 95 peluang untuk berhenti merokok dibandingkan mereka yang berupaya untuk berhenti merokok tanpa bantuan alat apapun.

Penelitian yang didanai oleh lembaga amal Cancer Research UK dan dipublikasikan dalam jurnal Addiction, Kamis (23/05/2019), menganalisa angka keberhasilan dari beberapa metode untuk berhenti merokok yang biasa kita ketahui – termasuk rokok elektrik, plester dan permen karet terapi pengganti nikotin (NRT), serta vernicline buatan Pfizer, yang di Inggris dijual dengan merk Champix.

Penelitian tersebut juga mempertimbangkan berbagai faktor yang mungkin memengaruhi angka keberhasilan untuk berhenti merokok – seperti usia, tingkat sosial, derajat kecanduan rokok, upaya sebelumnya untuk berhenti, dan apakah upaya untuk berhenti itu dilakukan secara berangsur-angsur atau mendadak.

Data terakhir WHO menunjukkan merokok dan penggunaan tembakau lainnya telah merenggut nyawa lebih dari 7 juta orang setahunnya di tingkat global. 

Dari 1,1 miliar perokok di seluruh dunia, sekitar 80 persennya tinggal di negara-negara miskin dan berpenghasilan menengah.

Baca: Produsen Rokok Elektrik Ini Jajaki Pasar Indonesia karena Sulit Berjualan di AS dan Israel

Baca: 7 Gigi Pria Ini Rontok Gara-gara Rokok Elektrik yang Dihisapnya Meledak

Rokok elektrik tidak mengandung tembakau, namun mengandung cairan yang dibalut nikotin yang dihirup pengguna dalam bentuk uap. 

Banyak perusahaan tembakau besar, termasuk British American Tobacco, Imperial Brands, dan Japan Tobacco, menjual rokok elektrik.

Studi ini melibatkan hampir 19.000 orang di Inggris yang telah mencoba untuk berhenti merokok dalam kurun waktu 12 sebelumnya, mengumpulkan lebih dari periode selama 12 tahun dari tahun 2006 hingga tahun 2018. 

Mereka yang berhasil berhenti didefinisikan sebagai mereka yang berkata masih tetap tidak merokok.

Halaman
12
Editor: maximus conterius
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved