Berita Bisnis

113 Fintech Terdaftar di OJK, Berikut Daftarnya dan 1 Punya Kantor Cabang di Manado

Dari 113 perusahaan itu, cuma lima yang telah mentantongi izin fintech. Sisanya baru sebatas memiliki surat keterangan terdaftar di OJK.

113 Fintech Terdaftar di OJK, Berikut Daftarnya dan 1 Punya Kantor Cabang di Manado
Tribun Manado
Kepala OJK Sulutgomalut Slamet Wibowo 

Menariknya, dari ratusan perusahaan yang terdaftar itu, cuma satu yang memiliki kantor perwakilan di Manado, yakni Danamas.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hanya 113 perusahaan fintech yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dari 113 perusahaan itu, cuma lima yang telah mentantongi izin fintech. Sisanya baru sebatas memiliki surat keterangan terdaftar di OJK.

Menariknya, dari ratusan perusahaan yang terdaftar itu, cuma satu yang memiliki kantor perwakilan di Manado, yakni Danamas. Fintech ini merupakan anak perusahaan Sinarmas Grup.

"Baik yang berizin maupun terdaftar, dua-duanya di bawah pengawasan OJK," ujar Kepala OJK Sulutgomalut, Slamet Wibowo melalui Humas Mouren Monigir, Jumat (24/05/2019).

Ia menjelaskan, fintech yang terdaftar akan masuk regulatory sandbox. Dimana, fintech menjalani uji coba terbatas dan uji publik selama dua tahun.

"Dalam dua tahun itu dilihat sesuai dengan peruntukannya, menyimpang tidak. Apa dia mampu mendapatkan pasar yg sesuai dan lain-lain," tukas Mouren.

Terpopuler

Baca: VIRAL VIDEO Perkelahian Pelajar, Siswi dan Siswa Baku Hantam, Rok Terangkat hingga Teriak Nama Levi

Baca: Tengah Melaporkan Rusuh Aksi 22 Mei, Cindy Permadi Reporter Kompas TV Jadi Viral, Ada Lagunya

Baca: Fakta Sidang Perceraian Nikita Mirzani dan Dipo Latief, Pengacara Sebut Dipo Tak Akui Menikahi Niki

Baca: Begini Pengakuan Sopir Ambulans Gerindra yang Bawa Batu dalam Aksi 22 Mei

Baca: Hendak Ikut Aksi 22 Mei di Jakarta, 3 Anak di Bawah Umur Ini Terjaring Operasi Pekat

Baca: VIRAL Sosok Rupawan Anggota Brimob Aksi 22 Mei Ternyata Asli Tuama Manado, Ini Deretan Potretnya!

 

Kemudian soal kecukupan modalnya. Fintech terdaftar harus punya modal minimal Rp 1 miliar dan fintech berizin, Rp 2,5 miliar.

OJK juga melihat ada tidaknya inovasi-inovasi keuangan digital yang dilakukan fintech.

Sebagai upaya mitigasi risiko juga, perusahaan fintech memiliki asosiasi. Sejauh ini telah berdiri dua asosiasi fintech di Indonesia, yakni Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH)

Terkait itu, OJK melalui Satgas Waspada Invetasi (SWI) telah menutup layanan 600 sekian fintech ilegal. "Kami tetap pantau. Bisa saja mereka ganti nama tapi isinya sama," ujar Mouren.(ndo)

Follow Instagram Tribun Manado:

Berita Terpopuler:

Baca: VIRAL VIDEO Perkelahian Pelajar, Siswi dan Siswa Baku Hantam, Rok Terangkat hingga Teriak Nama Levi

Baca: Mayat Wanita Ditemukan Membusuk, Posisi Pakaian Jenazah Terlihat Aneh, Ternyata Modelnya Begini!

Baca: Sering Pakai VPN Gratisan di Android, Bahaya Ini Mengintai Anda

  Subscribe Channel Youtube Tribun Manado:

 

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved