Benarkah Saham Perusahaan Saratoga Turun, Pasca Sandiaga Uno Kalah dalam Pemilu 2019?

Angkanya sempat naik, bahkan juga turun tak lama setelah Sandiaga melepas kepemilikan sahamnya.

Benarkah Saham Perusahaan Saratoga Turun, Pasca Sandiaga Uno Kalah dalam Pemilu 2019?
Twitter/ @sandiuno
Sandiaga Uno saat mengisi seminar entrepreneurship di Ballroom Gale-Gale. Sandiaga mengajak para anak muda untuk menjadi penggerak perekonomian bangsa dengan ikut berkecimpung di dunia usaha. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) miliki Sandiaga terpantau mengalami fluktuasi.

Fluktuativitas saham milik  pengusaha yang merupakan pasangan yang dinyatakan kalah suara dalam Pemilihan Presiden 2019 sebagai Wakil Presiden, mendampingi Prabowo Subianto terjadi selama masa kampanye Pilpres berlangsung.

Angkanya sempat naik, bahkan juga turun tak lama setelah Sandiaga melepas kepemilikan sahamnya.

Direktur Investasi Saratoga Investama Sedaya, Devin Wirawan mengatakan, selama proses Pemilu, investor cenderung wait and see. Hal ini yang membuat saham mereka begitu dinamis.

"Kita harap sesudah Pemilu selesai ini, kita akan kembali, bisnis berjalan seperti biasa," ujar Devin di Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Sejak kemarin, saham Saratoga tak beranjak dari posisi 3.780. Jika diakumulasi, dalam 11 hari terakhir, sahamnya turun 540 poin atau 14,18 persen. Namun, dalam 9 hari terakhir, sahamnya pulih dan naik 540 poin atau 14,54 persen.

Devin mengatakan, Sandiaga merupakan salah satu dari sekian banyak pemilik Saratoga. Manajemen Saratoga kini dikelola oleh profesional sehingga apapun yang berkaitan dengan Sandiaga dan Pemilu, tak ada pengaruh secara langsung.

"Pemegang saham tersebut (Sandiaga) sejak aktif di bidang politik, dia tidak ikut serta dalam manajemen perusahaan Saratoga," kata Devin.

Devin berharap kondisi pasca Pemilu menimbulkan sentimen positif bagi pasar. Jika muncul sentimen positif, maka keamanan dan keekonomian juga lebih stabil.

"Karena tanpa stabilitas, investor dan pemain bisnis tidak ada yang mau mengalokasikan dana yang besar untuk membangun negeri," sebut dia.

Halaman
123
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved