Pembunuhan

Calon Pendeta Melindawati Zidomi Diseret & Dibunuh di Hutan, Niat Perkosa Gagal karena Hal ini

Saat itulah Nang mengancam kedua korban menggunakan senjata tajam jenis pisau dan mencekik serta menyeret korban masuk ke hutan.

Calon Pendeta Melindawati Zidomi Diseret & Dibunuh di Hutan, Niat Perkosa Gagal karena Hal ini
Tribun Bali
Ilustrasi Pemerkosaan Gadis di Hutan (Gambar Tidak Terkait dengan Berita) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pembunuhan calon pendeta wanita bernama Melindawati Zidomi sudah masuk tahap rekontruksi.

Melindawati Zidomi diketahui menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh dua orang.

Kematian calon pendeta itu pada dua bulan lalu membuat jagat raya heboh.

Pasalnya, Melindawati Zidomi ditemukan tewas di hutan dengan kondisi yang mengenaskan.

Dalam 17 adegan rekonstruksi yang digelar baru-baru ini, terungkap permohonan terakhir korban sebelum dibunuh.

Dua tersangka pembunuhan Melindawati Zidomi di areal perkebunan PT Sungai Mas Persada yakni Hendri (18) dan Nang (20).

Keduanya masih meringis kesakitan saat menjalankan rekonstruksi sebab kaki mereka ditembak saat ditangkap beberapa waktu lalu.

Korban Melinda ditemukan tewas di areal perkebunan PT Sungai Mas Persada (SMP) Sungai Baung, Dusun Sungai Baung Desa Bukit Batu, Kecamatan Air Sugihan Kabupaten OKI, Selasa (26/3/2019) lalu.

Baca: Rekonstruksi Pembunuhan Calon Pendeta Melindawati Zidomi, Terungkap Permohonan Terakhir Korban

Baca: PEMBUNUHAN SADIS, Jihan Ditemukan di Dalam Karung, Feri Teriak Takbir, Tetangga Buat Pengakuan

Baca: Suami Bunuh Istri karena Sering Disalahkan: Tiap Berhubungan Badan Minta Bayaran Rp 700 Ribu

Baca: Istri Minta Bayaran Rp 700 Ribu Setiap Berhubungan Intim, Alasan Pria Ini Bunuh Pasangannya

Ia dicegat oleh kedua tersangka menggunakan bayok kayu, sehingga korban yang mengendarai motor dengan anak didiknya NP terpaksa berhenti.

Saat itulah Nang mengancam kedua korban menggunakan senjata tajam jenis pisau dan mencekik serta menyeret korban masuk ke hutan.

Halaman
1234
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved