Penganiayaan Hingga Tewas

Ari Kongingi Tewas Dianiaya Teman Sendiri dengan Parang, Tersangka AM Tersinggung Perkataan Korban

Ari Kongingi (47) menjadi korban penganiayaan yang tidak lain adalah teman sekaligus tetangganya dengan parang karena tersinggung.

Ari Kongingi Tewas Dianiaya Teman Sendiri dengan Parang, Tersangka AM Tersinggung Perkataan Korban
TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW
Foni Roro saat meratapi kematian suamianya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Ari Kongingi (47) menjadi korban penganiayaan yang tidak lain adalah teman sekaligus tetangganya dengan parang karena tersinggung.

Korban, Ari Kongingi (47) meninggal setelah tersangkan AM yang telah dikenal dekat merasa tersinggung dengan perkataan korban saat bertemu pada Minggu (19/5).

Tersangka AM rupanya dendam sehingga tega menghabisi temannya Ari Kongingi.

 Menurut pengakuan istri korban Foni Rori (44), suaminya tidak memiliki masalah apapun dengan orang lain.

"ia orangnya senang bergaul, tidak punya masalah dengan siapa pun dan sering mengajak teman-temnnya termasuk pelaku untuk duduk bercengkrama di rumah ini," ungkapnya.

Foni saat ditemui di rumahnya beralamat Kelurahan Wawali lingkungan satu, Kecamatan Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara, mengatakan dirinya sempat tidak tahu kalau suaminya dibunuh oleh temannya sendiri.

Baca: Tagar #AbaikanPrabowo Jadi Trending Topic No 1 Twitter, Jurus TSM Pihak 02 Ditolak Bawaslu

Baca: Penjelasan Saksi Parpol Pendukung Prabowo-Sandi Tolak Hasil Rekap KPU RI, Padahal Gerindra Urutan 2

Baca: Peserta Pemilu yang Tak Puas Hasil Penghitungan Boleh Ajukan Gugatan ke MK, KPU: Hingga 24 Mei 2019

 

Ilustrasi.
Ilustrasi. (Shutterstock)

"Terakhir melihatnya saat ia berangkat menuju acara kumpulan di kompleks kami," katanya.

Beberapa jam setelah itu tepatnya pada jam 1 dini hari, saya mendengar kabar bahwa suami saya telah dibunuh orang dan yang paling mengagetkan yaitu orang yang termasuk dekat dengan keluarga," katanya kepada Tribunmanado.co.id.

Akibat dari kejadian tersebut almarhum Ari Kongingi meninggalkan ketiga anak perempuannya yaitu Alfiani Kongingi (24), Ornelia Kongingi (21) dan Anisa Kongingi (18) Sudah ada yang SMA dan SMK, dan sudah ada dua cucu.

Sempat terdengar suara tangis dari salah seorang anak almarhum, saat wartawan Tribun Manado mengunjungi rumah duka.

Kembali Foni Rori mengatakan agar aparat menindak tegas pelaku yang telah merenggut nyawa suaminya, "semoga pelaku dihukum seberat-beratnya, kalau perlu seumur hidup," tandasnya.

Kini pekerjaan yang sebelumnya dilakukan oleh almarhum harus dialihkan ke ketiga anaknya sebagai tulang punggung untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Berdasarkan laporan Polsek Ratahan Minahasa Tenggara, diketahui korban dianiaya menggunakan parang hingga berujung pada kematian.

Baca: HEBOH Viral Video Perang Geng Motor vs Ojek Online, Laksana Tak Terhindarkan, Senjata Api Ikut Serta

Baca: VIRAL Wanita Nama Angel Diduga Jual Diri Rp 1 Juta, Pemesan Curhat di Facebook: Sekalian Buka Baju

Baca: Wanitanya ABG, Sepasang Kekasih Sedang Hubungan Intim Disiarkan Live Facebook, Ini Kronologinya

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved