Kenakalan

Tiga Bocah Membawa Celurit dan Hendak Menyerang Kelompok lain di Jalan Raya

Polresta Depok menggelar operasi kepolisian di sejumlah wilayah Kota Depok, Minggu (19/5) dini hari.

Tiga Bocah Membawa Celurit dan Hendak Menyerang Kelompok lain di Jalan Raya
KOMPAS.COM / SHUTTERSTOCK
Ilustrasi celurit. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polisi membekuk tiga bocah tanggung karena ketahuan membawa senjata tajam jenis celurit.

Bocah tersebut diamankan hendak menyerang kelompok lain di Jalan Raya.

Untuk mengantisipasi kerawanan tindak kekerasan yang terjadi pada dini hari, Polresta Depok menggelar operasi kepolisian di sejumlah wilayah Kota Depok, Minggu (19/5) dini hari.

Tiga bocah membawa celurit dan hendak menyerang kelompok lain di Jalan Raya Bogor, Cimanggis.

Baca: Jokowi Unggul di 18 Provinsi: Begini Kecurigaan BPN Penyebab Kekalahan Prabowo

Baca: Amien Rais Jadi Saksi Kasus Makar: Ini Permintaan Eggi Sudjana

Di wilayah Sawangan, polisi juga merazia kendaraan yang ditumpangi remaja dan memeriksa sejumlah ABG yang berkeliaran.

Ketua Tim Jaguar Polresta Depok, Iptu Winam Agus, menjelaskan, jelang sahur Minggu dini hari anggota di bawah pimpinan Aiptu Iwan menciduk tiga remaja pengendara motor yang dicurigai akan melakukan penyerangan di Perum Bukit Cengkeh 2.

“Pada saat patroli anggota Jaguar curiga ada pengendara motor boncengan tiga orang mengarah Gang Masjid, Jalan Raya Bogor. Anak-anak tanggung tersebut diberhentikan anggota dan seorang anak yang duduk di belakang kedapatan membawa celurit,” ujar Winam, Minggu (19/5/2019) kepada Wartakotalive.com.

Baca: People Power Prabowo Takkan Berhasil: Begini Analisa Pengamat Politik

Baca: Anjing Pelacak Untuk Mengamankan Pergerakan Massa pada 22 Mei 2019

Remaja yang kedapatan membawa clurit tersebut, adalah EM (18). Ketiga remaja ini diduga akan menyerang kelompok gang Masjid.

“Kejadian tersebut menjelang sahur yaitu pukul 03.00 WIB. Ketiga pelaku dengan motor Honda Supra yang sudah dimodifikasi dibawa ke Polsek Cimanggis untuk proses hukum,” papar Winam.

Dia menerangkan, bocah tanggung yang kedapatan membawa celurit diancam dengan Undang-undang Darurat dengan hukuman di atas 10 tahun penjara.

Halaman
12
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved