Hari Kebangkitan Nasional

Singgung 'People Power' di Harkitnas, Gubernur Olly Dondokambey: Jaga Ketertiban

Pemprov Sulut menggelar peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Halaman Kantor Gubernur, Senin (20/5/2019)

Singgung 'People Power' di Harkitnas, Gubernur Olly Dondokambey: Jaga Ketertiban
Tribun manado / Ryo Noor
Perayaan Harkitnas di Pemprov Sulut 

Singgung 'People Power' di Harkitnas, Gubernur Olly Dondokambey: Jaga Ketertiban

TRIBUNMANADO. CO. ID, MANADO - Pemprov Sulut menggelar peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Halaman Kantor Gubernur, Senin (20/5/2019).

Peringatan lewat upacara bendera itu dipimpin Gubernur Sulut, Olly Dondokambey sebagai inspektur upacara.

Pada kesempatan itu, Gubernur menyentil soal menjaga ketertiban jelang pengumumuman hasil pemilu 2019 oleh KPU RI.

Itu kaitannya dengan potensi gangguan kamtibmas sehubungan gerakan 'people power' sebagai bentuk protes hasil Pemilu 2019

"Kita menunggu secara tertib, hasil akan diumumkan KPU dalam waktu tidak terlalu lama, " kata dia.

Baca: Hari Kebangkitan Nasional di Kotamobagu, 3 Napi Jadi Pengibar Bendera

Baca: Ini Pesan Wali Kota Tomohon di Momen Harkitnas

POPULER: HEBOH, Sepasang Kekasih Lakukan Hubungan Intim Disiarkan Live Facebook, Ini Kronologinya

Pemilu sudah berlangsung lancar, kata Gubernur bahkan kelancaran ini harus dibayar dengan nyawa oleh sejumlah penyelenggara Pemilu

Momen Harkitnas ini juga bersamaan dengan bulan Ramadan. Menurut Gubernur, bulan Ramadan ini menuntun umat mengejar pahala, menghindari permusuhan dan kebencian apalagi fitnah

"Kita berharap di ujung mengakhiri puasa dengan hati bersih," ujar dia.

Peringatan Harkitnas mengambil tema bangkit untuk bersatu.

"Bangsa ini bangsa besar. Kuncinya gotong royong, " kata dia.

Baca: Ketahuan Maling Ayam, Siswa SMA Tewas Dikeroyok Massa, Ibu Korban Sebut Terlalu Lama Pemeriksaan

Baca: LIVE STREAMING Film Game Of Thrones Season 8 Episode Terakhir, Cek Cara Nonton Disini, Link Lengkap

Proklamator kemerdekaan Bung Karno kerika rapat beesama BPUPKI menawarkan Pancasila sebagai dasar negara.

Bung Karno memberikan pandangan 5 sila Pancasila, jika niainya diperas menjadi satu yakni gotong royong, kalau di Sulut disebut Mapalus.

Adapun, kegiatan peringatan Harkitnas itu dirangkaikan dengan Deklarasi Sulut Hebat Mari Bangkit Bersatu. Ditandai dengan pelepasan balon ke udara dan penandantangan deklarasi . (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved