News Analysis

Pendapat Taufik Tumbelaka soal People Power

Dalam konteks perkembangan politik kekinian di Indonesia beberapa waktu lalu istilah people power kembali dipakai.

Pendapat Taufik Tumbelaka soal People Power
TRIBUN MANADO/RYO NOOR
Taufik Tumbelaka 

News Analysis oleh:
Taufik Tumbelaka
Pengamat Politik Sulawesi Utara

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - People power menjadi terkenal di kawasan Asia Tenggara ketika tokoh oposisi Filipina Benigno Aquino akan kembali ke negaranya lalu tewas oleh tembakan pada 21 Agustus 1983.

Lalu para pengikut Aquino menggalang unjuk rasa atau biasa disebut demonstrasi (dan mendapat dukungan besar dari rakyat) kepada penguasa waktu itu dalam upaya menekan Pemimpin Negara, gerakan itu dinamai people power.

Unjuk rasa besar-besaran itu berhasil menciptakan delegitimasi kepada penguasa di Filipina dan kelompok oposisi memunculkan Corazon Aquino sebagai simbol.

Dalam konteks perkembangan politik kekinian di Indonesia beberapa waktu lalu istilah people power kembali dipakai atau tepatnya dipinjam dalam rangka melakukan unjuk rasa terhadap pelaksanaan Pemilu Presiden (Pilpres) dengan fokus lebih ke delegitimasi terhadap penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU-RI sebagai upaya protes.

Seyogyanya upaya protes kepada penyelenggara Pemilu (baca: KPU-RI) dilakukan dengan jalur yang ada namun tampaknya jalan ini tidak ditempuh.

Ini bisa terjadi karena terjadi kebuntuan komunikasi politik dari ke dua kubu sehingga dinamika politik menjadi semakin hangat.

Terkait rencana unjuk rasa yang dinamai people power dan belakangan ini juga memakai nama demonstrasi damai yang konon akan dilakukan selama tiga hari memang berisiko menjadi liar.

Dikarenakan berpeluang dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan lain di luar tujuan utama dari unjuk rasa itu sendiri.

Diharapkan terjadi komunikasi politik antarkubu sehingga terjadi titik temu yang bisa diambil sebagai jalan terbaik dan minimal diterima oleh kedua belah kubu.

Untuk Sulawesi Utara tampak tidak akan berdampak situasi di wilayah lain seperti Jakarta dan lainnya karena kalau terkait Pilpres diketahui Sulut dimenangi oleh salah 1 pasangan calon dengan selisih sangat signifikan.

Juga selama tahapan Pilpres di Sulut situasi dan kondisi politik relatif cukup adem ayem.

(Tribunmanado.co.di/David Manewus)

BERITA TERPOPULER:

Baca: VIDEO Suami Mabuk Masukan Stang Motor di Rahim Istri, CT Scan Ungkap Hal Lain

Baca: Pria Berusia 52 Tahun Tebas Teman Sekampung hingga Tewas Gara-gara Ditanya Kapan Anaknya Menikah

Baca: HEBOH, Sepasang Kekasih Lakukan Hubungan Intim Disiarkan Live Facebook, Ini Kronologinya

TONTON JUGA:

Penulis: David_Manewus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved