Kasus Penikaman

Pemuda Terganggu Tidur dengar Suara Pengajian, Pengaji di Masjid Tewas Ditikam, Ini Kronologinya

Nasib malang dialami oleh pengaji di Masjid. Dia menjadi korban penikaman oleh seorang pemuda

Pemuda Terganggu Tidur dengar Suara Pengajian, Pengaji di Masjid Tewas Ditikam, Ini Kronologinya
tribunnews
ilustrasi penikaman 1 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nasib malang dialami oleh pengaji di Masjid. Dia menjadi korban penikaman oleh seorang pemuda. 

Pelaku mendatangi pengaji Masjid, lalu menikamnya menggunakan pisau kemudian kabur melarikan diri.

Identitas pengaji masjid tersebut diketahui bernama Mohd Amin (27), sedangkan pelaku bernama Khairil ( 27)

Berdasarkan informasi yang diterima, Khairil menikam Amin karena kesal tidurnya terganggu oleh suara korban yang mengaji menggunakan speaker.

Korban dievakuasi karena terluka di bagian dada dan menerima tujuh jahitan setelah dirawat di Rumah Sakit Besut.

Ketua Kepolisian Besut, Mohd Zamri Mohd Rowi mengatakan, pelaku juga didapati positif mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.

Baca: Polisi Ringkus Pelaku Penikaman Sapri, Mayatnya Ditemukan di Jalan Pekuburan

Baca: Tersangka Penikaman di Molas dan Korban yang Juga Pacarnya, Berencana Menikah Sebelum Puasa

Baca: 5 Kasus Viral Kekerasan Siswa di Sulut 2019: Perkelahian Siswi, Penikaman hingga Dugaan Pembunuhan

Kini pelaku Khairil harus menjalani hukuman penjara yang telah didakwakan kepadanya

Pelaku sendiri divonis penjara tiga tahun lima bulan, setelah melakukan penikaman terhadap seorang warga yang sedang mengaji di masjid.

Dikutip dari Artowani, Vonis penjara diberikan hakim kepada Khairil, Kamis (16/05/2019).

Khairil pun mengaku bersalah atas tindakannya setelah vonis dibacakan.

Polisi Ringkus Pelaku Penikaman Sapri, Mayatnya Ditemukan di Jalan Pekuburan

Polres Kotamobagu dan jajarannya Kepolisian Sektor Urban Kotamobagu bergerak cepat mengejar tersangka penikaman yang berujung kematian di Molinow tadi malam.

"Atas kerja sama unit Resmob Polres Kotamobagu dan Reskrim Polsek Kotamobagu pelaku penikaman dapat diamankan dalam waktu kurang dari 12 jam," ujar Kapolsek Urban Kotamobagu Kompol Muslikan kepada Tribun Manado, Minggu (28/04/2019).

Ada tiga orang yang ditangkap tim gabungan tersebut. Yakni pria berinisial TPS (23), pria berinisial DRP, dan BM. Ketiganya adalah warga Kecamatan Kotamobagu Barat.

Kompol Muslikan mengatakan Pria berinisial TPS merupakan pelaku penganiayaan. Sedangkan dua orang lainnya ikut membantu penganiayaan.

Sebelumnya pada hari Minggu (28/04/2019) Pukul 00.30 Wita di Jalan Jurusan Kuburan Umum Kelurahan Molinow telah ditemukan mayat lelaki dengan identitas yakni bernama Sapri Paputungan (23), warga Molinow Kotamobagu Barat.

"Berdasarkan informasi yang kami kumpulkan. Kronologinya yaitu pada Sabtu 27 April 2019 tengah malam korban melewati Jalan Kuburan Umum.

Korban kemudian diadang oleh orang yang tidak dikenal dan mengejarnya. Ketika korban melarikan diri menggunakan sepeda motor dia kemudian terjatuh," ujar kapolsek.

Pada saat jatuh itu korban dianiaya dan ditikam. Korban sempat lari sekitar 100 meter untuk menyelamatkan diri. Tetapi karena banyak darah yang keluar akibat luka tusuk pada bagian belàkang kiri, korban pun tidak dapat menyelamatkan diri dan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Korban langsung di bawa ke rumah sakit oleh anggota SPKT dan reskrim Polsek Kotamobagu," ujar kapolsek.

Gerak cepat tim Polsek dan Polres mengumpulkan keterangan saksi.
Dari info tersebut kemudian dikembangkan oleh resmob dan mengarah ke teman lain yang membawa TSK ke tempat pelarian di wilayah Mitra .

Dengan upaya dan kesigapan team Resmob segera berhasil menangkap TSK utama. "Dan sekitar Pukul 13.00 Wita TSK diserahkan ke Kanit Reskrim Polsek Urban Kotamobagu untuk proses penyidikan lebih lanjut," ujar kapolsek.

Perbuatan tersebut diancam Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Saat ini tersangka sudah ditahan dalam sel Polsek Urban Kotamobagu untuk proses lanjut.

"Imbauan kepada masyarajat agar jangan minum miras di tempat umum. Jangan membawa senjata tajam tanpa hak / ijin. Dekatkan diri kepada Tuhan untuk menjauhkan diri dari tindakan melawan hukum," ujar kapolsek

BERITA TERPOPULER TRIBUN MANADO:

Baca: HEBOH Viral Video Perang Geng Motor vs Ojek Online, Laksana Tak Terhindarkan, Senjata Api Ikut Serta

Baca: VIRAL Wanita Nama Angel Diduga Jual Diri Rp 1 Juta, Pemesan Curhat di Facebook: Sekalian Buka Baju

Baca: Wanitanya ABG, Sepasang Kekasih Sedang Hubungan Intim Disiarkan Live Facebook, Ini Kronologinya

Baca: Perpecahan Kubu 02, Tak Berperikemanusiaan, Politisi Demokrat: Stop Dukung Prabowo-Sandi

Baca: VIDEO Suami Mabuk Masukkan Stang Motor di Rahim Istri, CT Scan Ungkap Hal Lain

Baca: LIVE STREAMING Film Game Of Thrones Season 8 Episode Terakhir, Cek Cara Nonton Disini, Link Lengkap

INSTAGRAM TRIBUN MANADO:

TONTON JUGA:

ARTIKEL INI TELAH TAYANG DI TRIBUN VIDEO

Penulis: Reporter Online
Editor: Rhendi Umar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved