Kriminal

Ketahuan Maling Ayam, Siswa SMA Tewas Dikeroyok Massa, Ibu Korban Sebut Terlalu Lama Pemeriksaan

Seorang siswa SMA berinisial FW meninggal dunia. Ia tewas setelah menjadi korban main hakim.

Ketahuan Maling Ayam, Siswa SMA Tewas Dikeroyok Massa, Ibu Korban Sebut Terlalu Lama Pemeriksaan
Internet
Ilustrasi dikeroyok 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang siswa SMA berinisial FW meninggal dunia.

Ia tewas setelah menjadi korban main hakim.

Siswa SMA Negeri 2 Labuhanbatu berusia 16 tahun itu tewas setelah dikeryok sejumlah orang.

Kasus main hakim sendiri berujung maut terjadi di Labuhanbatu, Sumatera Utara, Kamis (16/5/2019).

Dikutip dari Tribun-Medan, korban adalah FW (16), siswa SMA Negeri 2 Labuhanbatu.

Video aksi pengeroyokan terhadap korban pun beredar di media sosial.

Tampak korban terduduk dan kemudian terkapar telah dikeroyok sejumlah warga.

Korban yang sudah terluka lalu terkapar hingga warga mengiranya sudah meninggal.

Baca: Maling di Rumah Perawat, Perampok Tewas Ditembak Temannya, Sempat Sandera Pemilik dan Mertua

Baca: Cerita Warga Saksi Penangkapan Teroris di Bekasi, Kejar-kejaran dengan Polisi hingga Dikira Maling

Baca: Senjata dan Amunisi di Kantor Polisi DiCuri Maling Saat Ditinggal Nobar Liga Champions

"Mati ini?," tanya warga yang terdengar dalam video.

Kasus pengeroyokan bermula ketika FW diajak saudaranya bernama Putera (27) untuk pergi ke sebuah perkampungan di Jalan Padang Pasir Kelurahan Urung Kompas Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (16/5/2019) malam.

Halaman
12
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved