Berita Tomohon

4 Kasus Keributan pada April Hingga Mei 2019 di Kota Bunga, Nomor 3 Nyaris Adu Samurai

Dalam dua bulan ini sudah ada emat kasus keributan di Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara, umumnya semua karena minuman keras.

4 Kasus Keributan pada April Hingga Mei 2019 di Kota Bunga, Nomor 3 Nyaris Adu Samurai
ist/humas polres tomohon
Kapolres Tomohon AKBP Raswin Bachtiar Sirait SIK SH MSi saat memimpin apel pagi tadi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Dalam dua bulan ini sudah ada emat kasus keributan di Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara, umumnya semua karena minuman keras.

Ini empat kasusnya:

1. Lempar Rumah

Ariel dan tiga temannya buat keributan dan melempar rumah karena tidak diizinkan mengecek adik.

Om Lefrant (sapaan akrabnya) dan keluarga, warga Kelurahan Matani satu lingkungan II Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon merasa terganggu kemarin malam.

Ia, keluarga dan karyawan sebenarnya sudah istirahat, saat nantinya ada yang membuat keributan dan lemparan di luar rumah.

"Apresiasi yang tinggi kepada pihak polisi yang cepat tiba di rumah kami," ujar kepala keluarga MK itu.

Gangguan itu dimulai oleh GD alias Ariel (21), warga Kelurahan Lahendong kecamatan Tomohon Selatan menurut laporan melalui hand phone ke Polsek Tomohon Tengah.

Menurut Perwira Pengawas Piket Polsek Tomohon Tengah Ipda Simon Wendersteyt yang tengah malam itu cepat menuju tempat kejadian keributan dan pelemparan rumah bersama anggota, semua berawal dari terduga datang ke tempat kejadian.

Terduga mengecek adik kandungnya perempuan ID yang bekerja sebagai karyawan sales regulator gas elpiji pada keluarga tersebut.

Halaman
1234
Penulis: David_Manewus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved