Derita TKI Ilegal

Derita TKI Ilegal, Perempuan Ini Terkatung di Kuala Lumpur, Diintimidasi Agen Harus Bayar Ganti Rugi

Seorang perempuan asal Minahasa merasakan derita jadi pekerja migran Indonesia (PMI) atau TKI ilegal.

Derita TKI Ilegal, Perempuan Ini Terkatung di Kuala Lumpur, Diintimidasi Agen Harus Bayar Ganti Rugi
Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi TKI. 

Dalam keadaan hamil muda, Perempuan asal Minahasa ini diintimidasi bayar ganti rugi. TKI ilegal ini pun kabur ke KBRI di Kuala Lumpur.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang perempuan asal Minahasa ini merasakan derita jadi pekerja migran Indonesia (PMI) atau TKI ilegal.

Perempuan asal Kecamatan Kawangkoan itu diperas agensi yang mengirimnya ke Malaysia.

Padahal, dia juga belum mendapatkan pekerjaan lantaran kondisi tubuhnya yang sedang berbadan dua alias hamil.

Ia gagal mendapatkan izin bekerja.

Dalam kondisi hamil muda dan tak punya uang, ia sempat terkatung-katung. Leyna pun melarikan diri ke KBRI.

“Saya awalnya diajak kerja di Malaysia secara resmi dengan gaji tinggi, makanya saya mau kerja di sana."

Demikian kata dia seperti dikutip dari rilis yang dikeluarkan BP3TKI Manado, Kamis (16/5/2019).

Baca: Pemuda Cabuli 20 Anak Perempuan di Bawah Umur, Gunakan Modus Ritual Hilangkan Kesialan

Baca: BPN: Prabowo Menang 54,24 Persen, Ini Hitungannya

Baca: Ini yang Terjadi Bila Langsung Mandi Setelah Bangun Tidur

Ketika sampai di Kuala Lumpur, dia diminta untuk medical check-up sebagai syarat untuk memperoleh izin kerja oleh agensi yang menjemput saya.

Ternyata hasil pemeriksaan kesehataan, ia diketahui tengah mengandung. Dia pun minta pulang ke Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Edi Sukasah
Editor: Edi Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved