Tokoh Jurnalis

Wartawan Senior Freddy Roeroe Berpulang, Umbas: Sulut Kehilangan Tokoh Jurnalis Pejuang

Wartawan senior Sulut, Freddy Roeroe telah berpulang. Kepergian wartawan senior Harian KOMPAS itu meninggalkan duka mendalam tak hanya bagi keluarga.

Wartawan Senior Freddy Roeroe Berpulang, Umbas: Sulut Kehilangan Tokoh Jurnalis Pejuang
Istimewa
Alm Freddy Roeroe (kiri) bersama Dubes LB RI untuk Filipina, Dr SH Sarundajang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wartawan senior Sulut, Freddy Roeroe telah berpulang. Kepergian wartawan senior Harian KOMPAS itu meninggalkan duka mendalam tak hanya bagi keluarga.

Kabut duka juga menggelayuti kalangan jurnalis di Sulut karena kepergian Bung FR --begitu mendiang biasa disapa.

Michael Umbas, wartawan senior asal Sulut yang kini berkarya di pusat mengungkapkan belasungkawanya.

Baca: Herly Kapoh Meninggal Dunia, Yamaha Dikendarainya Tabrak Dump Truk yang Diparkir

Baca: Tarif Dipangkas, Saham Garuda Indonesia Turun

Baca: Megawati Perbolehkan Demokrat Gabung Koalisi Jokowi

"Kita kehilangan seorang tokoh jurnalis pejuang. Bung FR mendedikasikan dirinya total demi Sulawesi Utara dalam segala lingkup dan aspek," ujar Umbas, Senin (13/05/2019).

Katanya, Bung Freddy memberi sumbangsih untuk kemajuan Sulut.

"Beliau berkontribusi lewat ide dan tulisan untuk berbagai hal strategis terkait Bumi Nyiur Melambai. Lebih dari itu sosok FR berada di belakang banyak gagasan kemajuan Sulut," kata Umbas yang kini dipercayakan Presiden Jokowi sebagai salah satu komisaris BUMN.

Baca: KPU Tak Permasalahkan Sikap Prabowo

Baca: Prabowo Tulis Surat Wasiat Pilpres, Alumni UI dan Dosen Unsrat Bicara People Power

Baca: Korban Konvoi Kelulusan, Polisi Bakal Buru Tersangka yang Tabrak Irene Soenarno hingga Meninggal

Menurut dia, Bung Freddy meninggalkan rekam jejak yang akan terus menginspirasi rakyat Sulut. Beberapa karya Freddy Roeroe bagi Sulut di antaranya, Kongres Minahasa Raya I dan II pada tahun 2000 dan 2002.

"Bung Freddy ikut mengamplifikasi gagasan Sam Ratulangi terkait posisi Sulut yang sangat strategis di Pasifik secara geopolitik, geostrategis dan ekonomi global," ujar Umbas yang mengaku pernah dimentori Freddy sewaktu koresponden Harian Sinar Harapan di Sulut.

Baca: Oknum TNI Tersangka Pembunuh Kasir Indomaret Sempat Beli Ransel di Pasar Sebelum Lakukan Aksinya

Baca: 14 Fakta Kematian Irene Soenarno, Siswi SMK yang Ditabrak Motor saat Perayaan Kelulusan

Baca: Mahkota Janda Direbut Brondong Penipu, Mobil dan Handphone Dibawah Kabur

Ia mengatakan, Freddy Roeroe boleh berpulang tapi ide dan gagasannya harus dirawat dan diperjuangkan.

Freddy Roeroe, pemegang Press Card Number One dari PWI meninggal Jumat (10/05/2019). Jenazahnya disemayamkan beberapa hari di rumah duka di Sario Tumpaan Lingkungan III, Manado.

Jenazah Bung Freddy akan dimakamkan di Pekuburan Keluarga, Kakaskasen, Tomohon, Selasa (14/05/2019) hari ini.(*/tribunmanado.co.id: Fernando Lumowa)

Baca: Masuk Bursa Calon Menteri Jokowi: Begini Kata Gubernur Olly Dondokambey

Baca: Perindo Sodorkan Putri Hary Tanoe Jadi Menteri: PSI Jagokan Grace dan Tsamara Amany

Baca: Irene Soenarno Siwi SMK Meninggal Kecelakaan, Berikut Kata Kapolresta Manado

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved