Ramadan Berkah

Siang Hari Hampir Sepanjang 24 Jam saat Musim Panas, Bagaimana Cara Berpuasa Umat Islam di Arktik?

Di sekitar kutub Utara, ketika musim panas, matahari akan terbit selama hampir 24 jam, dengan jam malam hanya sekitar 50 menit saja.

Siang Hari Hampir Sepanjang 24 Jam saat Musim Panas, Bagaimana Cara Berpuasa Umat Islam di Arktik?
Kutub Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagi kita, di Indonesia, durasi berpuasa lazim kurang dari 15 jam. Nah, pernahkan membayangkan puasa lebih dari waktu itu?

Di sekitar kutub Utara, ketika musim panas, matahari akan terbit selama hampir 24 jam, dengan jam malam hanya sekitar 50 menit saja.

Bahkan di beberapa wilayah tertentu, sama sekali tidak ada malam.

Bagaimana Muslim di sana menghadapi situasi ini? Bagaimana puasanya?

Ketika datang bulan Ramadan, umat Islam yang tinggal di Lingkaran Arktik (kota-kota yang berada di sekitar Kutub Utara) biasanya menghadapi kebingungan.

Kapan mereka harus memulai dan mengakhiri puasa setiap harinya.

Baca: Puasa Tapi Tinggalkan Salat Fardu, Bagaimana Hukumnya, ya?

Baca: Viral, Dosen Universitas Kristen Hentikan Kuliah saat Dengar Azan, Traktir Mahasiswa Berbuka Puasa

Apabila Ramadan bertepatan dengan bulan-bulan musim panas di sana, maka di seluruh wilayah ini, matahari akan terbit selama hampir 24 jam.

Jam malam hanya sekitar 50 menit saja. Bahkan di beberapa wilayah tertentu, sama sekali tidak ada malam.

Cobalah Anda bayangkan, bagaimana rasanya berpuasa di tengah situasi dan kondisi seperti itu?

Dan sebaliknya, ketika musim dingin tiba, wilayah tersebut dapat gelap sepenuhnya selama 24 jam.

Halaman
123
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved