Daur Ulang

Hasilkan Tas Pakai Barcode Dengan Jaring Bekas

Limbah sampah baik kertas maupun plastik akan didaur ulang menjadi berbagai bentuk kerajinan tangan dengan memanfaatkan teknologi tepat guna.

Hasilkan Tas Pakai Barcode Dengan Jaring Bekas
Istimewa
Program TP-PKK Kota Bitung BORDA (Bremen Overseas de Research and Development Association) dan Dinas Lingkungan Hidup 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID,BITUNG - Limbah sampah baik kertas maupun plastik akan didaur ulang menjadi berbagai bentuk kerajinan tangan dengan memanfaatkan teknologi tepat guna.

Ini merupakan rencana program TP-PKK Kota Bitung BORDA (Bremen Overseas de Research and Development Association) dan Dinas Lingkungan Hidup.

Ketua TP PKK Kota Bitung Khouni Lomban Rawung mengatakan nantinya sampah kertas dan plastik dapat menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis serta dapat diterima oleh pasar.

Baca: Wabup Sitaro Minta Masyarakat Doakan Proses Pengumuman Hasil Pemilu 2019

Baca: Bisa Perpanjang Hidup, Tapi Berbahaya Diminum Saat Sahur, Ini Tips Ngopi Sehat di Bulan Ramadan

Baca: Relawan Jokowi - Maruf Gelar Syukuran dan Doa Bersama, Tegaskan Tolak Gerakan People Power

Sehingga dapat mengembangkan ekonomi kreatif dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Karena membuka peluang bisnis bagi ibu-ibu rumah tangga tetapi poin utamanya dari semua itu adalah untuk menjaga kelestarian lingkungan," ujar Khouni Lomban Rawung, Senin (13/5/2019).

Baca: Dalangi Perampokan, Oknum Kepala Minimarket Gondol Rp 94 Juta dari Brankas Toko

Baca: Retribusi Pasar Bersehati Tak Wajar, Diduga Pungli Gaya Baru, 1 Meter Ada yang Dimintai Rp 200 Ribu

Baca: Tanggapan Dirut PD Pasar Terkait Keluhan Pedagang Pasar Bersehati

Ia mencontohkan kerajinan tangan seperti tas belanja berbahan tali kur, berbahan jaring bekas yang dilengkapi dengan barcode yang bisa diakses dengan handphone pintar.

Barcode pada tas belanja ini ternyata menarik perhatian BORDA dan memesan tas jaring pada TP PKK Kota Bitung.

"Perkembangan dan penyebarluasan teknologi tepat guna yang ramah lingkungan memacu timbulnya masyarakat yang mandiri, partisipasi kaum perempuan, serta memberikan perlindungan terhadap sumber daya alam," ujar Khouni Lomban Rawung yang juga sebagai Kepala Sekolah Lingkungan Kota Bitung. (fin)

Baca: Kolaborasi Monday Nine dan Warong Bacarita, Wagub Kisahkan Kegagalan di Dunia Politik dan Hikmahnya

Baca: Kolaborasi Monday Nine dan Warong Bacarita, Pesan Wagub Kisah Kasih Sayang ke Orang Tua

Baca: Monday Nine Kolaborasi Warung Bacarita, Wagub Salah Sangka Dikiranya Tema Pemilu

Penulis: Finneke Wolajan
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved