Berita Bolsel

DPRD Bolsel Minta Capil 'Desak' Pemerintah Desa Terkait Pembuatan Akta Kematian

Pengurusan akta kematian ternyata sangat mempengaruhi keakuratan data kependudukan.

DPRD Bolsel Minta Capil 'Desak' Pemerintah Desa Terkait Pembuatan Akta Kematian
TRIBUN MANADO/NIELTON DURADO
DPRD Bolsel Minta Capil 'Desak' Pemerintah Desa Terkait Pembuatan Akta Kematian 

DPRD Bolsel Minta Capil 'Desak' Pemerintah Desa Terkait Pembuatan Akta Kematian

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Pengurusan akta kematian ternyata sangat mempengaruhi keakuratan data kependudukan.

Tak ayal, DPRD Kabupaten Bolsel meminta Pemkab melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (dukcapil) 'mendesak' pemerintah desa, agar mengusulkan pengurusan akta kematian bagi warganya yang sudah meninggal dunia.

"Ini sangat penting. Mungkin solusinya Pemkab melalui Dukcapil lebih sering lagi berkordinasi dengan desa, terkait hal tersebut," kata Marsel Aliu, anggota DPRD Bolsel, Senin (13/05/2019) saat LKPD di ruang Banmus.

Sebelumnya, Kepala Dukcapil Bolsel, Gunawan Otuh menyampaikan bahwa dalam sistem data kependudukan warga yang sudah meninggal dunia tidak serta merta langsung terhapus, kecuali sudah mengurus akta kematian.

"Tidak bisa dihapus secara manual. Sistem akan menghapus secara otomatis kalau sudah keluar akta kematian. Jadi selama belum keluar akta kematian almarhum/almarhumah masih tetap terdaftar dalam data kependudukan," terang dia.

Di sisi lain, pemerintah desa dinilai kurang memperhatikan urusan ini.

Padahal katanya, sudah ada format buku pemakaman yang diberikan untuk pembuatan akta kematian.

"Bahkan kita sudah turunkan database di desa-desa dalam bentuk soft copy. Bisa dicek mana warga yang sudah meninggal untuk diajukan akta kematian. Tapi, ini juga belum maksimal," terang mantan Kepala Dinas Pendidikan ini.

Lanjutnya, yang jadi problem di masyarakat saat ini, baru akan mengurus kalau sudah mendesak.

"Ada warga urus akta kematian orang tuanya yang sudah meninggal 20 tahun lalu. Ternyata ini dilakukan karena ada urusan jual beli tanah warisan," ungkapnya.

Sementara itu, Gunawan mengaku sepakat dengan saran DPRD agar pihaknya lebih sering dan rutin berkoordinasi dengan pemerintah desa.

(Tribun Manado/Nielton Durado)

BERITA POPULER:

Baca: Wanita 20 Tahun Diperkosa 5 Pria di Depan Suaminya, Suami Gambarkan Apa yang Disebut 3 Jam di Neraka

Baca: PSK Ditemukan Tewas Tanpa Busana, Leher, Kaki, dan Tangannya Dalam Keadaan Terikat

Baca: Pesan Terakhir Kasir Indomaret Sebelum Tewas Dimutilasi Oknum TNI: Aku Kangen dengar Kamu Ngaji

TONTON JUGA:

Penulis: Nielton Durado
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved