Pemuda Ancam Jokowi

Bukan Hanya Penutur, Perekam Video HS Ancam Penggal Kepala Jokowi dalam Target Polisi

Setelah Penutur ancam Jokowi ditangkap, Pihak berwajib incar perekam video viral pengancaman penggal kepala Jokowi tersebut.

Bukan Hanya Penutur, Perekam Video HS Ancam Penggal Kepala Jokowi dalam Target Polisi
Tribun Timur - Tribunnews.com
pemuda-yang-mengancam-memenggal-kepala-presiden-ri-jokowi-kiri 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang pria mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi, polisi pun bergerak cepat.   

Pria yang mengancam akan memenggal Presiden Jokowi berinisal HS (25) ini, ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor pada Minggu (12/5/2019) pukul 08.00 WIB.

HS ditangkap setelah mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi saat melakukan aksi demo di depan Gedung Bawaslu pada Jumat (10/5/2019) siang.

Selain HS, relawan pendukung Joko Widodo yang tergabung dalam organisasi  Jokowi Mania juga melaporkan perempuan perekam video seorang pria yang mengancam memenggal Presiden Joko Widodo.

Ketua Umum Tim Jokowi Mania Immanuel Ebenezer berharap polisi tak hanya menangkap pria pengancam Jokowi, HS, namun juga perempuan yang merekamnya.

"Yang perempuan itu juga pasti diproses dan sudah kami bikin LP (laporan)-nya," kata Immanuel saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (12/5/2019).

Immanuel mengatakan, pembuat video perlu bertanggung jawab atas tersebarnya video yang dianggap meresahkan tersebut.

Laporan dari Tim Jokowi Mania tercatat dalam LP nomor 2912/V/2019/PMJ.Ditreskrimsus.

HS (25), pria yang dilaporkan Jokowi Mania, ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/5/2019) pukul 08.00.

Ancaman yang dilontarkan HS terjadi saat demo di depan Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (10/5/2019) siang.

Halaman
12
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved