Pemuda Ancam Jokowi

TKN Sikapi Pemuda Pengancam Presiden: Yakin Dimaafkan Jokowi

Tanggapan TKN Jokowi-Maruf mengenai pemuda ancam Jokowi yang viral dan hangat diperbincangkan saat ini.

TKN Sikapi Pemuda Pengancam Presiden: Yakin Dimaafkan Jokowi
Kolase akun Instagram @m.sabilul_alif dan Twitter
Pelaku Pengancaman kepada Jokowi diamankan Pihak Kepolisian 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)- KH Maruf Amin mengapresiasi kinerja Polri berhasil menangkap HS, pria yang mengancam memenggal Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kami berharap pihak kepolisian untuk menindaknya sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily kepada Tribunnews.com, Minggu (12/5/2019).

HS, oknum peserta demonstrasi di depan Bawaslu, Jumat (10/5/219) lalu menyampaikan ancaman kekerasan terhadap keselamatan Presiden.

Hal itu terlihat dalam video yang viral dimana ada seorang pemuda berkopiah hitam dan berbaju coklat selaku peserta aksi berteriak dengan jelas dan lantang mengancam siap memenggal kepala Presiden Jokowi.

Bahkan ancaman tersebut dia sampaikan dengan mimik dan gesture yang serius lewat sebuah niat yang ia janjikan secara terbuka.

Walaupun dia yakin Jokowi akan memaafkan orang tersebut, menurut Ace, penegak hukum harus bertindak untuk memberikan efek jera.

"Harus diberikan hukuman yang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Langkah ini dilakukan agar siapapun kita tidak boleh mengumbar kebencian yang berlebihan," katanya.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Ace Hasan Syadzily
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Ace Hasan Syadzily (tribunnews)

Untuk itu, TKN sangat menyayangkan jika ada orang yang menyampaikan kata-kata yang sangat tidak etis di bulan Ramadan.
Apalagi itu diucapkan orang yang mengaku beragama.

"Dimana letak akhlak mereka sebagai orang yang mengaku beragama tetapi berkata kebencian dan menghalalkan untuk membunuh. Apalagi menggunakan istilah “memenggal kepala” dan disandingkan dengan kata “demi Allah”. Nyata dan jelas sekali bahwa itu kata-kata kebencian," ucap ketua DPP Golkar ini.

Terlepas dari apapun, tegas anggota DPR RI ini, Jokowi adalah Presiden Republik Indonesia.

Halaman
123
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved