Kesehatan

Ramadan Waktu Tepat Berhenti Merokok

Bagi seorang perokok aktif, puasa juga memisahkannya dari batang rokok selama sekitar 13 jam, dari waktu sahur hingga berbuka.

Ramadan Waktu Tepat Berhenti Merokok
THINKSTOCKPHOTOS
Ilustrasi 

Untuk menurunkan risiko tuberkulosis tersebut, Erlina berbagi beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mulai berhenti merokok.

“Yang penting, pertama kali adalah niat sungguh-sungguh dari diri sendiri untuk berhenti merokok.

"Sampaikanlah niat ini ke dokter, dan dokter akan membantu anda untuk stop merokok.

"Lebih baik stop sama sekali dibanding mengurangi rokok sedikit demi sedikit,” ujar dokter spesialis paru dan pakar tuberkulosis ini.

Menurut Erlina, tindakan untuk berhenti merokok sama sekali akan menimbulkan gejala ‘withdrawal syndrome’ atau sindroma putus rokok.

Seseorang menjadi cemas, gelisah, kurang konsentrasi, dan merasa lemah. “Tapi itu hanya bersifat sementara.

"Bila menyadari itu dan berhasil melewatinya maka tubuh akan menyesuaikan diri sehingga tidak ada lagi rasa kebutuhan dan keinginan untuk merokok,” kata dia.

Erlina menjelaskan bahwa konsultasi dan bimbingan untuk berhenti merokok dapat dijumpai di rumah sakit besar atau menemui praktik dokter spesialis paru.

“Orang yang baru berhenti mudah tergoda untuk kembali merokok. Tidak tahan dengan sindroma withrawal-nya.

"Tapi sharing dengan dokter bisa memotivasi untuk melewati itu karena memang harus dilewati,” ungkapnya.

Halaman
123
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved