Ekonomi

Sempat Rp 120 Ribu per Kg, Harga Rica Turun Tinggal Rp 85 Ribu per Kilogram

Harga cabai rawit atau rica--sebutan warga Sulawesi Utara--di pasar tradisional Manado turun.

Sempat Rp 120 Ribu per Kg, Harga Rica Turun Tinggal Rp 85 Ribu per Kilogram
TRIBUN MANADO/FERNANDO LUMOWA
Buang Umar, pedagang di Pasar Pinasungkulan Karombasan Manado, Sulawesi Utara, melayani pembeli, Sabtu (11/05/2019). 

Sempat Rp 120 Ribu per Kg, Harga Rica Turun Tinggal Rp 85 Ribu per Kilogram

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Harga cabai rawit atau rica--sebutan warga Sulawesi Utara--di pasar tradisional Manado turun.

Sempat menyentuh angkat Rp 110-120 ribu per kilogram (kg) pekan lalu, akhir pekan ini harga komoditas holtikultura itu dijual Rp 80 ribuan per kilo.

"Sudah turun. Kalau rica baru bisa Rp 85 ribu (per kg) karena masih segar. Kalau sudah beberapa hari biasanya Rp 80 ribu," kata Buang Umar, pedagang di Pasar Pinadungkulan, Karombasan, Manado, Sabtu (21/05/2019).

Harga turun karena pasokan kembali banyak. Pekan lalu, harga melesat karena pasokan dari Gorontalo berkurang.

"Beruntung juga ada Rica dari Sulteng. Kalau tidak bisa sampai Rp 200 ribu satu kilo," ujar Buang.

Menurutnya, harga rica naik pasca Pemilu, 17 April 2019 lalu. Normalnya, harga rica 'main' di kisaran Rp 40-50 ribu per kg.

Ia tak tahu pasti apa penyebab sehingga harga terus di atas Rp 50 ribu per kg.

"Memang ini lagi musim panas di Gorontalo. Panas terlalu lama tidak bagus, rica sedikit buah dan kering. Mau petik apa kalau kering?" katanya.

Ia memastikan, harga selalu naik ketika pasokan kurang.

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved