Waspada Terorisme

Antisipasi Terorisme, Polisi Bakal Disurati Untuk Gelar Operasi Yustisi, Razia Pendatang Tanpa KTP

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Minahasa Selatan (Minsel) akan mengirimkan surat pemberitahuan kerjasama ke Polres Minsel dalam

Antisipasi Terorisme, Polisi Bakal Disurati Untuk Gelar Operasi Yustisi, Razia Pendatang Tanpa KTP
tribunmanado.co.id/Andrew Pattymahu
Kadisdukcapil Minsel Cornelia Mononimbar 

Laporan Wartawan Tribun Manado Andrew Alexander Pattymahu

TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Minahasa Selatan (Minsel) akan mengirimkan surat pemberitahuan kerjasama ke Polres Minsel dalam rangka menggelar Operasi Yustisi.

Selain itu, Disdukcapil Minsel juga akan bekerjasama dengan Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP).

"Guna mengantisipasi serta meningkatkan kewaspadaan pasca tertangkapnya dua terduga teroris di Sulut beberapa hari yang lalu," kata Kadisdukcapil Minsel Cornelia Mononimbar, Jumat (10/5/2019).

Mononimbar mengimbau agar para Camat, Kepala Desa dan Lurah, harus meningkatkan kewaspadaan akan pendatang baru di wilayah.

"Sambil operasi ini di lakukan, setiap Kecamatan, Kelurahan dan Desa harus juga sering melakukan operasi yustisi. Karena ini perintah aturan setiap warga negara yang baik wajib membawa identitas KTP EL," kata dia.

Razia Pendatang yang Tak Punya KTP

Diberitakan sebelumnya, Disdukcapil Minsel akan melakukan Operasi Yustisi, yakni merazia warga pendatang di daerah ini yang tidak memiliki dokumen kependudukan sepeti KTP elektronik.

Operasi Yustisi bertujuan melakukan pemeriksaan terhadap warga pendatang.

 "Seperti penjual, atau turis,-turis yang datang nginap di Minsel," kata dia Jumat (10/5/2019).

Halaman
12
Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved