kotamobagu

Pedagang Pasar Senggol Membludak, Melebihi Kuota Lapak

Pedagang yang mendaftarkan diri untuk berjualan di Pasar Senggol melebihi kuota yang ditetapkan Disperdagkop UKM Kotamobagu.

Pedagang Pasar Senggol Membludak, Melebihi Kuota Lapak
Tribun manado/handika dawangi
Pedagang Pasar Senggol Membludak, Melebihi Kuota 640 Lapak 

Pedagang Pasar Senggol Membludak, Melebihi Kuota Lapak

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pedagang Pasar Senggol Kotamobagu membludak.

Pedagang yang mendaftarkan diri untuk berjualan di Pasar Senggol melebihi kuota yang ditetapkan Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Disperdagkop UKM) Kotamobagu.

Kuota lapak Pasar Senggol yakni 640 sudah terisi semuanya hingga hari ketiga pendaftaran.

Baca: Tanggapi Isu Koalisi 02 Sudah Lama Pecah, Andre Rosiade Sindir Sosok Banci Katakan Putus Tanggal 22

"Hingga hari ketiga kemarin, semua kuota sudah terisi," ujar Ruslandi Mongilong Kasi Pasar Dinas Perdagangan Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Disperdagkop UKM) kepada Tribun Manado, Jumat (10/05/2019).

Namun hingga hari ini atau satu hari setelah pendaftaran ditutup, masih ada puluhan pedagang yang mendatangi Kantor Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Disperdagkop UKM) di Kompleks SKPD Jalan Kampus Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Ruslandi mengatakan untuk pedagang yang masih datang mendaftar menunggu kebijakan pimpinan apakah akan dibuka lagi atau seperti apa.

Baca: Rizal Ramli Pernah Tolak Jabatan Tinggi yang Ditawarkan Presiden, Ini Alasannya!

Ruslandi mengatakan pedagang yang mendaftar paling banyak menjual pakaian, ada juga yang berjualan aksesoris, jam tangan, minyak wangi, dan perabotan.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Disperdagkop UKM) Herman Aray mengatakan masih akan melakukan verifikasi lagi. "Kita akan cek lagi jangan sampai yang datang mendaftar adalah keluarga dari pedagang yang mendaftar sebelumnya," ujar Aray. (dik)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved