CITIZEN JOURNALISM

Darmasiswa: Tak hanya Kuliah, Tapi juga Mengenal Budaya Indonesia

Kebanyakan orang Indonesia malas berjalan kaki. „Mereka lebih suka pakai motor,“ imbuh Kadir.

Darmasiswa: Tak hanya Kuliah, Tapi juga Mengenal Budaya Indonesia
CITIZEN JOURNALISM/IWA SOBARA
Iris Schmidt (Jerman) bersama Budi Santoso (Indonesia) dan Pablo Navarro (Spanyol) dari Rumah Budaya Indonesia Berlin memainkan alat musik khas Indonesia pada “Temu Alumni & Persiapan Keberangkatan Mahasiswa Darmasiswa” di Berlin, Jerman, Kamis (4/5/19). 

Dari pertemuan ini mereka tentunya dapat memperoleh gambaran tentang Darmasiswa dan mendengar pengalaman alumni sebelumnya selama berada di Indonesia.

Selain diskusi yang hangat dan informatif, acara juga diselingi dengan beberapa penampilan kebudayaan dari para alumni.

Salah satunya adalah nyanyian dan tarian daerah berjudul „Daun Beureum“ dari Jawa Barat yang dibawakan oleh Kathleen.

Semua audiens ikut bernyanyi dan menari dengan riang gembira meski bukan bahasa Indonesia.

Di akhir mereka diajak untuk belajar Tari Kecak yang sudah sangat mendunia dari Pulau Dewata.

*) Iwa Sobara adalah Dosen di Universitas Negeri Malang. Kini ia sedang menjalani studi doktoral di Technnische Universität Berlin, Jerman

Editor: Edi Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved