Zakat Fitrah

Berikut Besaran Zakat Fitrah Untuk Wilayah Boltim

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menggelar rapat penetapan besaran zakat fitrah untuk wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Ti

Berikut Besaran Zakat Fitrah Untuk Wilayah Boltim
tribunmanado.co.id/Ferdinand Ranti
Rapat penetapan besaran zakat fitrah untuk wilayah Boltim 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menggelar rapat penetapan besaran zakat fitrah untuk wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Tahun 1440 H/2019 M, Rabu (8/5/2019) di Kantor Kemenag Boltim.

Rapat penetapan besaran zakat fitrah ini dibuka langsung oleh Kepala Kemenag Boltim Ahmad Sholeh MPd, didampingi Kepala Seksi Bimas Islam H Muh Ma’mur SAg.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Ahmad Sholeh mengapresiasi komisioner BAZNAS Boltim yang tidak kenal lelah dalam mensosialisasikan dan mengumpulkan zakat terutama di lingkungan Pemkab Boltim.

Usaha ini, kata Ahmad Sholeh, akhirnya mendapatkan kekuatan hukum berupa Instruksi Bupati Nomor 39 Tahun 2019.

Baca: Bolsel Darurat Pencabulan Anak, Terdapat 18 Kasus Sejak 2018, Pelaku Terbanyak Kerabat Korban

Baca: Sebut Demokrat Jegal Prabowo, Ferdinand: Saya Pikir Kivlan Zen ini Sedang Galau

Baca: Nenek Dicabuli Pria Beristri Hingga Berkali-kali, Berawal dari 11 Ayam Mati

Peraturan tersebut berbicara tentang Penyetoran Penghasilan ASN dan Honorer Muslim untuk zakat, infaq dan sedeqah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur melalui Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Selanjutnya, Ahmad mengingatkan kepada semua yang hadir dalam rapat untuk menggunakan amanah yang telah diberikan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing dan bersama-sama saling berkoordinasi untuk membina umat yang ada di Boltim.

“Melalui rapat ini saya mengingatkan kepada kita yang hadir untuk menggunakan amanah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing," ungkapnya.

"Saya diberi amanah sebagai Kepala Kantor, BAZNAS diberi amanah, MUI juga diberi amanah, para pimpinan ormas juga demikian." terang Ahmad Sholeh.

Baca: Said Aqil Tidak Sependapat dengan Hendropriyono Sebut Banyak Tokoh Nasionalis dari Keturunan Arab

Baca: Rizal Ramli Pernah Tolak Jabatan Tinggi yang Ditawarkan Presiden, Ini Alasannya!

Baca: Pembunuh Andre Dihadiahi Timah Panas

Untuk itu, dengan amanah ini, Ahmad Sholeh mengajak agar seluruh instansi terkait bersama-sama membina umat dari semua elemen.

"Seperti sebuah sistem yang saling berkaitan, saling berkoordinasi untuk kelancaran tugas kita memberikan pemahaman agama kepada masyarakat," jelasnya.

"Intinya saya mengajak untuk lebih semangat (giroh) dalam membina umat agar grafik kinerja semakin naik dan mendapatkan balasan dari Allah Swt," pungkas Ahmad.

Baca: Dicecar Feni Rose Soal Kriss Hatta, Nikita Mirzani : Tak Ada yang Bisa Dibanggakan dari Dia

Baca: Wiranto Resmi Bentuk Tim Asistensi Hukum Menkopolhukam, Ada Mahfud MD, Ini Nama Lainnya!

Berdasarkan keputusan rapat dihasilkan 3 tipologi zakat fitrah yaitu Rp 32.500 per jiwa untuk beras kelas I (superwin dan sejenisnya).

Rp 30.000 per jiwa untuk beras kelas II (pilihan/serayu dan sejenisnya).

Rp 20.000 per jiwa untuk beras kelas III (beras Pemerintah/Raskin). Sedangkan besaran Infaq Rp 25.000 per kepala keluarga.

Rapat ini dihadiri unsur Pemerintah Daerah, Komisioner BAZNAS Boltim, Ketua MUI Boltim, Pimpinan Organisasi Keagamaan, dan KUA se-Kabupaten Boltim. (fer)

Baca: Gadis Diperkosa oleh Kenalannya di Sebuah Pondok, Padahal Baru Kenalan dari Situs Jejaring Sosial

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved