Persaingan di Internal Nasdem Memanas: Hillary Ungguli Felly

Rekapitulasi suara hasil Pemilu 2019 jadi 'panggung' persaingan antarcaleg. Persaingan ketat tak hanya antarpartai, justru menghangat

Persaingan di Internal Nasdem Memanas: Hillary Ungguli Felly
Felly Runtuwene 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Rekapitulasi suara hasil Pemilu 2019 jadi 'panggung' persaingan antarcaleg. Persaingan ketat tak hanya antarpartai, justru menghangat persaingan antarcaleg di internal partai.
Satu di antara yang ketat persaingan Caleg Nasdem untuk DPR RI antara Hillary Brigita Lasut melawan Felly Estelita Runtuwene.

Dari hasil rekapitulasi sementara 13 dari 15 kota/kabupaten di Sulut, Nasdem sejauh ini mengamankan 1 kursi DPR RI. Akibatnya, caleg beradu perolehan suara untuk memenangkan kursi Senayan. Hilary punya basis suara di Talaud, sementara Felly di Minsel.

Hillary Lasut
Hillary Lasut (TRIBUN MANADO/FERDINAND RANTI)

Dari hasil sementara, ternyara Hillary masih unggul tipis atas Felly. Caleg nomor urut 2 Nasdem berhasil mengumpulkan 59.060 suara. Sedangkan Caleg Nomor Urut 5, memperoleh 54.381 suara. Hillary masih unggul 4.679 suara.

Meski demikian hasil belum final, pertarungan terakhir terjadi pada rekapitulasi suara di Kotamobagu dan Manado.
Berikut hasil rekapitulasi 13 kabupaten/kota.

Untuk Minut Hilary 3.917 suara-Felly 8.988 suara, Minahasa Hilary 7.852 suara-Felly 9.684 suara, Talaud Hilary 19.752 suara-Felly 194 suara, Boltim Hilary 384 suara-Felly 500 suara, Sangihe Hilary 5.424 suara-Felly 1.313 suara, Bolsel Hilary 93 suara-Felly 276 suara, Bolmut Hilary 602 suara-Felly 396 suara, Tomohon Hillary 4.551 suara-Felly 3.214 suara, Sitaro Hilary 1.548 suara-Felly 1.139, Mitra Hilary 7.106-Felly 1.735 suara. Kemudian Bitung Hilary 4.342 suara-Felly 8.800 suara, Minsel Hilary 1.866 suara-Felly 13.938 suara, Bolmong Hilary 1.623 suara-Felly 4.204 suara.

Ferry Daud Liando
Ferry Daud Liando (tribun manado/ryo noor)

Partai Besar Kuasai Parlemen

Menurut pengamat politik dari Unsrat Ferry Liando, sistem pembagian kursi pada pemilu kali ini berbeda dengan Pemilu 2014. Sistem pembagian untuk Pemilu 2019 menggunakan sistim sainte lague. Dari simulasi yang pernah dilakukan pada saat pembahasan penyusunan UU Pemilu 2017 yang digunakan saat ini memberikan keuntungan yang sangat besar bagi partai yang selama ini dianggap kuat, solid dan besar.

Itulah sebabnya pada saat voting di DPR RI untuk menentukan sistem yang digunakan, apakah menggunakan pembagian kursi dengan sistem saint lague sebagaimana yang digunakan pada Pemilu 2019, atau menggunakan sistem quota hare (menggunakan kuota berdasarkan bilangan pembagi pemilih).

Pada saat itu semua parpol besar menghendaki penggunaan sistem sainte lague. Perhitungan parpol besar di DPR pada waktu itu sepetinya tidak meleset. Untuk penghitungan sementara sepertinya perolehan kursi sudah mulai didominasi oleh parpol besar.

Pada Pemilu 2014 di Sulut, kursi terbagi pada PDIP, Golkar, Gerindra, PAN dan Demokrat. Namun berdasarkan rekapitulasi penghitungan suara sementara saat ini sepertinya parpol-parpol besar tidak memberi ampun.

Semua diborong oleh parpol besar yakni PDIP, Nasdem dan Golkar. Sebab sistem pemilu saat ini mengandung prinsip ‘the winner take all’. Yang kuat memang akan memborong semua kursi (perlemen) yang tersedia.

Namun jika saja cara pembagian kursi masih menggunakan quota hare, kemungkinan besar parpol menengah ke bawah masih bisa kebagian. Inilah yang menyebabkan PDIP mendominasi semua dapil pada setiap level. Tentu ada faktor lain mengapa PDIP bisa dominan di Sulut.

Faktor itu adalah kelembagan PDIP yang sangat bagus. Sebagian parpol pesaing masih ada bekas-bekas konflik masa lalu sehingga mengganggu soliditas parpol.
PDIP diurus secara sistem dan gotong royong, berbeda dengan parpol yang hanya diurus secara individu seperti layakanya mengurus perusahan.

Di samping itu PDIP adalah salah satu parpol yang paling banyak dilirik oleh tokoh-tokoh besar dan populer. Para tokoh ini memiliki pengaruh yang besar, punya banyak pengikut dan diteladani banyak orang. Hasilnya sudah terbaca. Jadi persaingan sudah selesai. (ryo)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved