Eggi Sudjana Nilai Semestinya Dia Ditangkap Polisi Kalau Tuduhan Makar

Aktivis sekaligus politikus, Eggi Sudjana buka suara terkait penetapan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan makar terkait pernyataan "people power"

Eggi Sudjana Nilai Semestinya Dia Ditangkap Polisi Kalau Tuduhan Makar
https://www.suara.com/news/2019/04/26/150131/dituduh-makar-eggi-sudjana-jangan-lupa-saya-advokat-tim-bpn
Eggi Sudjana Diwawancarai 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aktivis sekaligus politikus, Eggi Sudjana buka suara terkait penetapan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan makar terkait pernyataan "people power".

Menurut Eggi Sudjana, penetapannya sebagai tersangka tak sesuai prosedur hukum dalam Kitab Hukum Acara Pidana.

Eggi Sudjana menilai polisi tidak mengindahkan tahapan-tahapan.

"Karena kalau tuduhannya makar, maka tidak perlu namanya laporan polisi. Kalau saya betul-betul makar mestinya langsung ditangkap, namanya makar," ujar Eggi di depan Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis 9/5/2019).

Menurut dia, makar dibagi dalam tiga kategori.

Pertama, sesuai dengan Pasal 104 KUHP. Pasal itu berbunyi

"Makar dengan maksud untuk menghilangkan nyawa atau merampas kemerdekaan, atau meniadakan kemampuan presiden atau wakil presiden menjalankan pemerintahan, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama 20 (dua puluh) tahun”.

Kedua, makar berdasarkan Pasal 106 KUHP yang berbunyi

“Makar dengan maksud supaya seluruh atau sebagian wilayah negara jatuh ke tangan musuh atau memisahkan sebagian dari wilayah negara, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama 20 (dua puluh) tahun”.

Ketiga, makar berdasarkan Pasal 107 KUHP yang berbunyi “(1) Makar dengan maksud untuk menggulingkan pemerintah, diancam dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun; (2) Para pemimpin dan para pengatur makar tersebut dalam ayat (1), diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama 20 (dua puluh) tahun”.

Halaman
12
Editor: Rhendi Umar
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved