Berpuasa Selama 17 Jam, Kapten Garuda Select Berbagi Cerita Latihan di Inggris

Di Birmingham, tempat Tim Garuda Select tinggal, matahari terbit pukul 05.21 dan terbenam pukul 20.45 WIB.

Berpuasa Selama 17 Jam, Kapten Garuda Select Berbagi Cerita Latihan di Inggris
Tribunnews.com/Eri Komar Sinaga
Garuda Select sedang latihan di lapangan milik Aston University, Inggris, Minggu (5/6/2019) (Tribunnews.com/Eri Komar Sinaga) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagaimana rasanya berpuasa Ramadan di Inggris dengan durasi bisa sampai 17 jam?

Kapten Garuda Select David Maulana berbagi pengalaman beribadah puasa Ramadan di Inggris. 

Saat ini Garuda Select sedang berlatih di negeri Ratu Elizabeth itu.  

Di Inggris, ibadah puasa Ramadan dijalankan sekitar 17 jam. Ini tentu lebih lama dibandingkan di Indonesia.

Di Birmingham, tempat mereka tinggal, matahari terbit pukul 05.21 dan terbenam pukul 20.45 WIB.

"Lama waktunya, juga melelahkan nunggunya. Pokoknya beda banget dengan di Indonesia," kata David Maulana ditemui di flatnya, kompeleks Aston University, Birmingham, Rabu (8/5/2019).

Remaja yang akrab disapa Bembeng tersebut mengaku di Indonesia, akan tidak terasa menunggu waktu jika sehabis sahur kemudian tidur.

Biasanya tidur sehabis sahur akan terbangun sekitar pukul sebelas siang.

Nah di Inggris, apa bila hal tersebut diterapkan, maka harus menunggu lama untuk berbuka karena matahari terbenar hampir pukul sembilan malam.

"Kan kayak kita kalau habis sahur kita kalau salat subuh (kemudian) tidur enggak terasa sudah jam sebelasan.

Halaman
12
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved