8 Mei Ulang Tahun Bupati Sri, Rencana Suap Diberikan untuk Hadiah HUT, Keluarga Tak Ada Pernyataan

upati non-aktif Kabupaten Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Manalip yang tengah menjalani kurungan badan di tahanan Komisi penanggulangan korupsi (KPK)

8 Mei Ulang Tahun Bupati Sri, Rencana Suap Diberikan untuk Hadiah HUT, Keluarga Tak Ada Pernyataan
tribunnews
Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (1/5/2019) dini hari. 

8 Mei Ulang Tahun Bupati Sri, Rencana Suap Diberikan untuk Hadiah HUT, Keluarga Tak Ada Pernyataan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bupati non-aktif Kabupaten Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Manalip yang tengah menjalani kurungan badan di tahanan Komisi penanggulangan korupsi (KPK) RI pada Rabu (8/5/2019) kemarin berhari ulang tahun.

SWM begitu sapaannya ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah dinas bupati di Melongguane Talaud atas kasus suap.

Pihak keluarga dan juru bicara keluarga bupati Jimmy Tindi, enggan berkomentar lebih terkait apa yang dilakukan keluarga bupati SWM pada hari spesialnya tersebut.

Baca: Kabar Suami & 2 Anak Setelah Sri Wahyumi Ditangkap KPK, Saksikan Penggeledahan hingga Tetap Kuliah

Baca: Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Ditangkap KPK, Jimmy Tindi: Ini Bukan OTT

"Mohon maaf sebelumnya, demi kelancaran proses hukum yang menimpa Bupati Talaud non-aktif SWM. Maka untuk sementara keluarga tak akan memberikan pernyataan di media massa," kata Jimmy Tindi juru bicara keluarga Bupati SWM, kepada Tribunmanado.co.id.

Lanjut dia, langkah itu diambil pihaknya agar tidak menimbulkan polemik atau interpelasi lain. Sehingga pihaknya memohan maaf jika belum bisa memberikan pernyataan di media.

Yudith Mata keponakan Bupati non aktif SWM mengatakan pihaknya juga belum bisa memberikan komentar terkait apapun. "Nanti ne, masih sibuk ini," tulis Yudith saat di konfirmasi melalui WA.

Baca: Bupati Cantik Sri Wahyumi Ditahan KPK, Gubernur Tunjuk Petrus Tuange Jadi Plt Bupati Talaud

Hadiah Ulang Tahun

Bupati Sri Wahyumi sebelumnya ditangkap KPK atas dugaan kasus suap terkait revitalisasi pasar di Kepulauan Talaud.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Basaria Panjaitan mengatakan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip tak mau dibelikan tas sejenis yang dimiliki pejabat perempuan lain di Sulawesi Utara.

Halaman
1234
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved