Torang Kanal

Stalya Kalalo: Toleransi Umat Beragama Menghormati Mereka yang Berpuasa

Toleransi bisa dimulai dari diri sendiri seperti saat bulan Ramadhan, dengan menghargai umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Stalya Kalalo: Toleransi Umat Beragama Menghormati Mereka yang Berpuasa
tribunmanado.co.id/Siti Nurjanah
Stalya Kalalo saat ditemui Tribunmanado.co.id di Festival Kuliner Ramadhan Megamas, Selasa (7/5/2019) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Manado dikenal sebagai kota dengan toleransi yang tinggi.

Toleransi bisa dimulai dari diri sendiri seperti saat bulan Ramadhan, dengan menghargai umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Hal itu dikatakan Stalya Kalalo saat ditemui Tribunmanado.co.id di Festival Kuliner Ramadhan Megamas, Selasa (7/5/2019)

Perempuan kelahiran Manado 20 Februari 1988 mengatakan, menghormati yang berpuasa dengan tidak makan atau minum di depan mereka.

"Kalau minum atau makan usahakan tidak di depan mereka yang sedang berpuasa," ucap ASN Dinas Kesehatan Provinsi Sulut itu.

Putri pasangan Selvi Pangalila dan Marten Kalalo itu juga menyempatkan diri untuk ikut berbuka puasa bersama meskipun dirinya berbeda agama.

"Datang ke sini (Festival Kuliner Ramadhan) ingin ikut merasakan buka bersama dengan saudara umat muslim," ungkap perempuan penyuka Nasi Kuning.

Lulusan Universitas Klabat itu mengatakan, dirinya senang bisa menjadi bagian dari mereka yang berpuasa dengan bisa berbuka puasa bersama.

"Senang sekali bisa makan bersama saat buka puasa di sini, rame bisa dengar tausiah, berkumpul bersama teman-teman yang muslim," jelasnya. (ana)

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved