Sitaro Belum Swasembada Cabe Rawit

James Makasenda Kadis Pertanian dan Perkebunan Sitaro mengatakan, kebutuhan cabe rawit mencapai 213 ton per tahun.

Sitaro Belum Swasembada Cabe Rawit
tribun manado/alpen martinus
James Makasenda Kadis Pertanian dan Perkebunan Sitaro 

Sitaro Belum Swasembada Cabe Rawit

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID,SITARO- Cabe rawit bisa dibilang menjadi kebutuhan utama masyarakat Sitaro.

James Makasenda Kadis Pertanian dan Perkebunan Sitaro mengatakan, kebutuhan cabe rawit mencapai 213 ton per tahun.

Dari jumlah kebutuhan tersebut, petani lokal hanya mampu menyiapkan 80 ton saja, dan swadaya sebanyak 5 ton.

"Memang belum mencukupi, karena ketersediaan lahan untuk mengembangkan cabe rawit saat ini hanya sekitar 18 hektare," jelasnya, Rabu (8/5/2019).

Baca: MIRIS - Ternyata Sang Ibu Bantu Suami Perkosa Dua Anak Kandungnya, Sampai Beri Pil KB Agar Tak Hamil

Luas lahan tersebut dikelola sekitar 10 kelompok aktif."Itupun yang dibawah binaan Dinas Pertanian dan Perkebunan Sitaro, belum yang di luar," jelasnya.

Ia mengatakan, pengelolaan terbesar cabe rawit saat ini berada di Tagulandang dan juga ada yang di Siau.

Kekurangan itulah yang yang kemudian bawa dari Manado. Ia pesimis harga cabe rawit akan turun dalam waktu dekat.

Baca: 7 Fakta Pembunuhan Andre Rimper di Bitung, Ditolong Tim Bangunkan Sahur hingga Tewas 9 Tikaman 

"Kemungkinan belum akan turun untuk harga cabe, sebab masih banyak kebutuhan yang belum terpenuhi,"jelasnya.

Ia menjelaskan, masih membutuhkan banyak sekali lahan untuk memenuhi kebutuhan tanam cabe rawit. (Amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved