Dua Hari Pendaftaran Pasar Senggol Disperdagkop Terima 500 Pedagang

Diketahui Disperdagkop UKM membuka pendaftaran Pasar Senggol pada Selasa (07/05/2019) hari kedua ramadan 2019.

Dua Hari Pendaftaran Pasar Senggol Disperdagkop Terima 500 Pedagang
malang today
Ilustrasi Pasar Senggol 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU- Selama dua hari dibuka pendaftaran, pedagang yang mendaftar hampir mencapai kuota lapak Pasar Senggol.

"Dua hari pendaftaran sejak kemarin hingga hari ini sudah ada 500 pedagang yang mendaftar dari total kuota lapak yang tersedia yakni 640," ujar Ruslandi Mongilong Kasi Pasar Dinas Perdagangan Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Disperdagkop UKM) kepada Tribun Manado, Rabu (08/05/2019).

Pendaftaran akan dibuka satu hari lagi terakhir yakni besok Kamis (09/05/2019).  Menurutnya selain 500 pedagang yang sudah terdaftar. Masih ada 100 KTP milik pedagang yang ditinggalkan.

"Mereka Bermaksud untuk mendaftar hari ini namun sudah sampai batas jam kerja jadi akan dilanjutkan besok," ujar Ruslandi.

Pedagang yang mendaftar paling banyak menjual pakaian, ada juga yang berjualan aksesoris, jam tangan, minyak wangi, dan perabotan.

Diketahui Disperdagkop UKM membuka pendaftaran Pasar Senggol pada Selasa (07/05/2019) hari kedua ramadan 2019.

Terpantau di pagi hari Pukul 09.30 Wita, sejumlah pedagang mulai berdatangan dan memasuki kantor Disperdagkop UKM.

Edo Mopobela Sekretaris Disperdagkop UKM mengatakan pendaftaran dibuka lebih cepat agar perencanaan lebih baik. "Karena rencana pada pertengahan bulan akan segera dipasangi tenda untuk pasar senggol," ujar dia.

Edo mengatakan untuk lokasi Pasar Senggol yakni di Eks RSUD Datoe Binangkang Kelurahan Kotamobagu nantinya dibagi tiga blok. Bukan untuk pembagian jenis dagangan tetapi hanya penataannya saja.

Edo mengatakan pendaftaran akan ditutup ketika pedagang yang mendaftar sudah mencapai kuota. 
"Kalau kuota sudah terpenuhi maka pendaftaran akan ditutup. Kalau hari ini kuota terpenuhi maka ditutup hari ini," ujar Edo.

Disperdagkop UKM menyediakan lapak sebanyak 640 lapak. Setiap  pedagang diberikan satu lapak yang berukuran dua kali tiga meter.

"Kita prioritaskan pedagang lokal. Untuk mendaftar pedagang harus datang langsung tidak boleh diwakili. Membawa KTP dan langsung membayar retribusi Rp 450 ribu sudah termasuk kebersihan dan retribusi lapak," ujar Edo. (dik)

Simak Berita Tribun Manado Lainnya:

Baca: Jelang Liga 1 2019 - Selama Bulan Ramadan Bhayangkara FC Gelar Latihan Malam Hari

Baca: (VIDEO), Ini Alasan Ibu Kandung Biarkan Suaminya Cabuli Kakak Beradik Selama 7 Tahun

Baca: Terjerat e-KTP, KPK Sita Mobil Toyota Land Cruiser Milik Politisi Golkar

TONTON JUGA:

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved