DisperindagKop dan UKM Gelar Pasar Murah

Tekan harga sembako naik di bulan ramadhan, Dinas Perdagang Perindustrian koperasi dan UKM (DisperindagKop dan UKM) Boltim, gelar pasar murah.

DisperindagKop dan UKM Gelar Pasar Murah
Tribun Manado/Vendi lera
Kepala DisperindagKop dan UKM Boltim Ramlah Mokodompis 

DisperindagKop dan UKM Gelar Pasar Murah

Arhans, 2.500 Paket Disebarkan di Tujuh Kecamatan.

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Tekan harga sembako naik di bulan ramadhan, Dinas Perdagang Perindustrian koperasi dan UKM (DisperindagKop dan UKM) Boltim, gelar pasar murah.

Sebanyak 2.500 paket natura bersubsidi bakal dijual Disperindagkop dan UKM di tujuh kecamatan di Boltim.

Baca: 7 Fakta Pembunuhan Andre Rimper di Bitung, Ditolong Tim Bangunkan Sahur hingga Tewas 9 Tikaman 

Rencananya pasar murah akan dilaksanakan pada Senin 13 Mei sampai 17 Mei 2019. Setiap kecamatan akan disediakan 400 paket bahan natura yakni mentega 1 kg, gula pasir 1 kg, susu, tepung 1 kg dan minyak kelapa 1 liter.

Harga satu paket Rp114 ribu, namun sudah disubsidi 30 persen oleh pemerintah daerah sehingga dijual kepada masyarakat menjadi Rp80 ribu rupiah per paket.

"Intinya kami mengelar pasar murah, untuk mengatasi kebutuhan warga di bulan ramadhan," ujar Kepala Bidang Perdagang, Disperindagkop dan UKM Boltim, Arhans Daud, Rabu (8/5/2019).

Lanjut dia, ada tujuh kecamatan yang akan menjadi titik penjualan yakni Tutuyan, Kotabunan, Motongkad, Nuangan, Modayag, Modayag Barat dan Mooat.

Kepala Dinas Perdagang Perindustrian koperasi dan UKM (DisperindagKop dan UKM) Boltim, Ramlah Mokodompis mengatakan anggaran yang dikeluarkan untuk pasar murah Rp96,9 juta rupiah.

Baca: Ini Profil Caleg Terpilih di Singkil-Mapanget, Lita Merahkan Basis Prabowo, Rurubua Andalkan Gen PSI

Kegiatan pasar murah setiap tahun dua kali dilakukan bulan ramadhan dan Natal.

"Kami berusaha agar warga Boltim, baik Muslim maupun Kristen bisa merayakan hari raya dengan lancar," ujar Ramlah Mokodompis.

Ia menambahkan, setiap tahun ada juga pasar murah yang digelar oleh Provinsi Sulut. Tahun ini hanya ada satu titik di desa Togid. (Ven).

Penulis: Vendi Lera
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved